Minggu, 10 September 2017

Keistimewaan Pintu Ka'bah, Terbuat dari Emas Murni 99 Karat dengan Berat 280 Kg

MusiModerat.net - Keistimewaan Pintu Ka'bah
Ka'bah menjadi pusat kegiatan jamaah haji saat berada di Tanah Suci. Thawaf berkeliling kubus hitam itu dilakukan untuk memuliakan nama Allah SWT.
Baitullah sebenarnya terdiri atas dua pintu, tetapi pintu yang selalu digunakan keluar masuk Ka'bah terletak di samping Hajar Aswad. Pintu Ka'bah ini dibuat dari bahan emas murni 99 karat dengan total berat mencapai 280 kilogram. Nilai harga pintu itu 14.420.000 riyal.
Jarak pintu dari lantai thawaf 2,25 meter. Sedangkan, panjang daun pintu mencapai 3,06 meter dan lebarnya 1,68 meter. Dalam perjalanan sejarahnya, pintu Ka'bah telah berubah-ubah baik bentuk, sendi, maupun bahan bakunya.
Pintu yang ada sekarang merupakan hadiah dari Khalid bin Abdul Aziz, Raja Saudi. Sebagian ulama memfatwakan sunah masuk ke Ka'bah. Alasannya, sewaktu penaklukan Makkah, Rasulullah SAW juga masuk ke Ka'bah.
Rasulullah pun pernah bersabda, “Siapa yang masuk ke Baitullah berarti dia masuk ke dalam kebaikan, keluar dari kejahatan, dan dia mendapat ampunan.” (HR Thabrani dari Ibnu Abbas). Ketika masuk ke Ka'bah, Rasulullah menjaga adab dengan membaca takbir, tasbih, tahlil, tahmid, doa, dan istighfar.
Saat ini, hampir tak mungkin bagi para jamaah haji biasa untuk memasuki Ka'bah yang pintunya selalu terkunci. Namun, Rasulullah telah memberi contoh. Ketika suatu hari Aisyah RA, istrinya, ingin masuk ke Ka'bah, Rasulullah menyuruhnya shalat di Hijir Ismail. Sang Nabi bersabda, “Jika engkau ingin memasuki Ka'bah, masuklah ke Hijir Ismail karena ia merupakan Baitullah.”
Sabda Rasulullah tersebut bermanfaat untuk memudahkan umat memasuki Ka'bah dan menghindarkan mereka dari berbagai akibat negatif berdesak-desakkan dan berebut untuk masuk ke Ka'bah. Hijir Ismail yang terletak di sebelah utara pun dapat menjadi pilihan karena bagian tersebut dahulu masuk ke pondasi Ka'bah.
Advertisement

Advertisement