Selasa, 12 September 2017

Jejak Asma Dewi, dari Pilgub DKI Hingga Aksi 212

Asma DewiMusliModerat.net - Nama Asama Dewi kini tengah diperbincangan setelah ditangkap oleh pihak kepolisian karena meneybarkan ujaran kebencian. Dewi saat ini harus meringkuk ditahanan dan dia dijerat pidana UU ITE karena telah memposting ujaran kebencian (hate speech) dan SARA di akun media sosial pribadinya.

Selain menebar ujaran kebencian penyidik Bareskrim Polri juga menduga jika Asma Dewi mempunyai kaitan dengan kelompok peenebar kebencian melalui media sosial yang beberapa waktu lalu menghebohkan publik yakni Saracen. Perempuan ini diduga telah mengalirkan dan sebanyak 75 juta ke kelompok penebar ujaran kebencian tersebut.
Dewi sendiri dibekuk oleh ajaran Bareskrim Polri tepatnya di Kompleks Polri di Jalan Raya Ampera, Jakarta Selatan pada Jumat, 8 September 2017. Aparat kepolisian mengamankan perempua ini di kediaman kakaknya yang juga seorang anggota kepolisian.
Sedangkan nama Asma Dewi sendiri mungkin masih terdengar asing dan baru muncul. Namun jika dilihat beberapa bulan kebelakang nama perempuan ini sebenarnya sudah ada sejak gelaran Pilkada DKI 2017. Dewi sendiri sempat muncul dalam aksi Tamsya Al Maidah pada bulan April 2017 lalu.
Asma DewiCopyright ©cerianews
Namanya terantum dalam pamflet kampanye ketika mengawal pelaksanaan pemungutan suara Pilgub DKI dan dia sendiri memang aktif pada acara pemilihan kepala daerah saat itu. Dewi saat itu mendukung pasangan kepala daerah Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang akhirnya terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Hal tersebut terbukti ketika kasus penangkapan Dewi ini mencuat, sejumah foto dirinya dengan Anies Baswedan-Sandiga Uno juga mulai bermunculan. Banyak warganet yang membagikan foto Dewi dengan Anies dan Sandiaga Uno tersebut.
Mengenai sosok Dewi ini juga dijelaskan oleh Wakil Sekertaris Jenderal PKS, Mardai Alisera. Dia mengatakan jika perempuan tersebut sering ikut kampanye, namun dipastikan jika perempuan tersebut bukanlah merupakan salah satu bagian dari Tim Sukses dari pasangan Aneis-Sandi.
Poster Tamasya Al-Maidah
‘Dia (Asma Dewi) memang sering ikut kampanye dan sudah beberapa kali. Mas Anies pun tidak bisa menolaknya, namun kami pastikan jika hanyalah partisipan atau relawan dan bukan bagian dari 246 anggota Tim Sukses (Timses)’ ujar Mardani saat ditemui pada Senin, 11 September 2017.
Mardani menambahkan jika Asma Dewi bukanlah kader dari PKS dan tidak dan kaitannya dengan keanggotaan. Selain itu penjelasan juga diungkapkan oleh Ketua Pelaksana Tamsya Al Maidah, Ustadz Sambo. Dia menurutkan jika Dewi bukan sebagai koordinator Tamsya Al Maidah dan dia hanya seorang simpatisan yang ikut membantu.
Kini Asma Dewi di Cyduk Polisi karena menyebarkan kebencian, selain itu diduga mentransfer Uang 75 Juta ke Saracen.[mm/kp]

Advertisement