Rabu, 20 September 2017

Harusnya Kita Mengidolakan Nabi Muhammad, bukan Mengidolakan Artis

MusliModerat.net - Ketika anda dilanda sakit dan kesusahan pernahkan idola-mu, artis pujaan-mu memikirkan dan perhatian kepada keadaan-mu ?
Tapi berbeda dengan Nabi kita Muhammad saw, ketika kita lupa kepadanya, ketika kita sering menyakiti hatinya dengan tidak patuh kepada aturannya namun beliau tetap ingat dan cinta kepada kita sampai di akherat.

Diriwayatkan di dalam hadits yang panjang ketika Nabi Muhammad saw bertanya kepada Malaikat Jibril tentang tingkatan-tingkatan neraka, kemudian Jibril menjawab dengan sangat jelas tentang tingkatan-tingkatan neraka sekaligus penghuninya. Namun tetapi setelah jibril menyebut tingkatan ke enam Jibril terdiam dan tidak ingin melanjutkan ke tingkatan neraka ke tujuh, lalu Nabi bertanya “Wahai Jibril kenapa engkau tidak memberi tahu aku mengenai penghuni neraka ke tujuh ?” Jibril menjawab “Wahai Nabi Muhammad, Apakah engkau ingin tahu penghuni neraka ke tujuh?” Nabi Muhammad saw “Ya…aku ingin tahu”
Jibril “orang-orang yang mempunyai dosa besar dari golongan umat-Mu mereka meninggal tidak sempat bertobat kepada Allah swt.
Mendengar jawaban dari Jibril Nabi Muhammad saw langsung pingsan tidak sadarkan diri, ketika siuman Nabi Muhammad saw berkata “Sungguh besar musibahku, Apakah benar ada di antara ummatku yang masuk neraka?” Jibril menjawab “Ya benar umatmu yang meninggal membawa dosa besar” Menangislah Rosulullah saw dan Malaikat Jibril.
Dari hadits di atas, patutlah kita merenung.

Masihkah kita mengidolakan artis-artis yang tidak pernah mengenal kita, tidak sedikit pun memberi manfaat kita di atas dunia ini, lalu kita lupakan Rasulullah Saw yang ribuan tahun yang lalu telah menangisi kita dan siap menolong kita kelak di hari kiamat?
Mudah-mudahan kita diakui sebagai ummat-Nya dan kelak di akherat mendapatkan syafaat-Nya.
Wallahu a’lam.

Nasehat @habibtaufiqassegaf
Like and share insya Allah berkah
Advertisement

Advertisement