Senin, 11 September 2017

Alfian Tanjung di Cyduk, Produsen Hoax Bangkitnya PKI berkurang Satu

MusliModerat.net -  Alfian Tanjung mendadak ngetop di jagat maya.  Nama mantan dosen Universitas Muhammadiyah Prof DR Hamka (Uhamka) tampil menjadi sosok yang paling dicari menurut Google Trend, Kamis (7/9/2017).
Dia dijemput lagi oleh tim penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim di rumah tahanan kelas I Medaeng Sidoarjo, pada Rabu (6/9/2017) malam.
Padahal, saat itu, tim kuasa hukum Alfian sedang mengurus administrasi status bebas yang diberikan majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya Rabu siang atas kasus serupa.

Alfian Tanjung itu dinyatakan bebas setelah majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menerima pembelaan atau eksepsinya dalam sidang perkara kasus ujaran kebencian.
Penjemputan Alfian Tanjung diamankan puluhan polisi berpakaian preman. Itu dilakukan karena sejumlah pendukung Alfian Tanjung beratribut ormas FPI sudah menunggu di depan rutan.
Abdullah Alkatiri, Koordinator Tim Kuasa Hukum Alfian Tanjung, menyesalkan penjemputan tersebut.

Alfian Tanjung juga dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena menyebut kader PDI-P dan orang dekat Presiden Joko Widodo adalah PKI.
Dalam akun Twitter miliknya, Alfian Tanjung menulis bahwa sebanyak 85 persen kader PDI-P merupakan kader PKI.
Abdullah belum memikirkan langkah hukum apa yang akan diambil pihaknya menyikapi penahanan Alfian Tanjung. "Kami masih akan rumuskan dengan tim kuasa hukum," ucapnya.
Di media sosial beredar screenshot dari kicauan akun jejaring sosial Twitter yang diduga milik Alfian Tanjung, @Alfiantmf.

Sebenarnya tak hanya menuduh PDIP, Ustad kebanggaan alumni 212 ini juga pernah menuduh Istana Negara tempat rapat PKI dan juga memfitnah NU sebagai Komunis Gaya Baru.

Alhamdulillah dengan ditangkapnya Orang ini, Produsen Hoax Bangkitnya PKI berkurang satu biji.[mm]

Advertisement