Jumat, 18 Agustus 2017

Wudhu’, Sholat, dan Dzikir: Rahasia Jenderal Sudirman Tidak Mati Meski Ditembak

MusliModerat.net - Mengapa Panglima Besar Jenderal Sudirman tidak mati meskipun disiksa dan ditembak Belanda? Ustadz AS menjelaskan rahasianya.

“Jenderal Sudirman ditembak Belanda, diserang macam-macam. Ditangkap, disiksa, tidak juga mati. Sehat. Ditandu di dalam hutan. Tengok foto-foto Jenderal Sudirman. Menggigil dalam hutan karena serangan demam malaria, tetap juga tidak mati,” kata Ustadz AS.
Orang bertanya, “Jenderal punya jimat, enggak?”
Kata Jenderal Sudirman, “saya punya jimat.”
“Mana jimatnya?”
loading...
“Tiga.”
Apa itu jimatnya? Ustadz AS menerangkan: Pertama,wudhunya tidak putus (Panglima Besar Jenderal Sudirman selalu menjaga wudhu’). Kedua, sholatnya tak pernah ditinggal. Ketiga,lidahnya senantiasa basah berdzikir
“Panglima Besar Jenderal Sudirman, orangnya sangat relijius. Itu yang membuat negeri ini merdeka!” tegas Ustadz AS.
“Jenderal bintang lima, panglima besar, sholat tak pernah ditinggal, dzikir tidak putus, wudhunya senantiasa suci di hadapan Allah.”
Advertisement

Advertisement