Selasa, 08 Agustus 2017

Perjalanan 9 Jam Ditempuh Pemuda Pelembang Demi Gabung Banser

MusliModerat.net - Sebanyak 176 orang mengikuti Diklat Terpadu Dasar (DTD) angkatan ke-IV selama empat hari di Pesantren Irsyaduttholibin, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musirawas, Kamis-Ahad (3-6/8). Sebagai syarat keanggotaan Ansor dan Banser, mereka rela menempuh perjalanan selama 8-9 jam dari Palembang untuk ke lokasi pendidikan.

Di lokasi yang dekat dengan perkebunan kelapa sawit dan karet ini peserta dilatih dan belajar baik materi ruangan maupun kelas. Menurut Ketua GP Ansor Musirawas Efran Heryadi, pengurus Ansor di Musirawas harus melakukan pengkaderan berjenjang terus.

"Di Musirawas sekarang sudah ada hampir 750 personel Banser dari empat angkatan DTD. Kami akan terus bergerak untuk mencetak kader-kader baru, bukan cuma Diklatsar kami juga akan mengadakan pendidikan berjenjang lainnya  agar kualitas Banser di Musirawas,  khususnya dan Sumatra Selatan semakin baik," kata Efran.

Sekretaris GP Ansor Sumatera Selatan Nurul Mubarok mengatakan, peserta yang hadir di lokasi menyambut baik inisiatif dan kreativitas Ansor dan Banser Musirawas. Menurutnya, bukti keseriusan seorang pengurus adalah melaksanakan visi dan misi organisasi yang salah satunya adalah kaderisasi.

"Bagaimana membesarkan, merawat tradisi, dan menjaga organisasi serta NKRI kalau tidak melaksanakan kaderisasi? Kaderisasi mutlak harus jalan dan didukung oleh semua elemen kepengurusan. Pengurus itu mengurus, bukan minta diurus, apalagi jadi urusan," kata Nurul Mubarok.

Wakil Ketua PWNU Sumatera Selatan Hernoe Roesprijadji mendukung kegiatan-kegiatan pengkaderan yang ada di lingkungan NU dan banomnya.

"Pengkaderan itu untuk menambah anggota baru yang militan, sekaligus untuk meningkatkan kualitas kader yang ada di bawah NU sehingga tugas NU dalam berdakwah, membimbing, dan menjaga akan semakin luas jangkauannya," kata Hernoe. (Herry BH/Alhafiz K/NU Online)
Advertisement

Advertisement