Membakar Hidup-Hidup Manusia adalah Ajaran ISIS, bukan Ajaran Islam

MusliModerat.net - Beberapa jam belakangan ramai rumor di internet dan di kehidupan nyata mengenai kejadian tragis pengeroyokan hingga mengakibatkan seseorang tewas terbakar. Konfirmasi dari pihak kepolisian juga turut didukung buktu berupa saksi-saksi yaitu masyarakat setempat, serta laporan (BAP) di Kepolisian, menyatakan dengan resmi bahwa korban pengeroyokan tersebut memang adalah target buruan masyarakat setempat karena sempat mencuri perangkat elektronik dari tempat ibadah.

Meski banyak desas-desus diiringi media massa yang memberitakan kesimpang-siuran berita "yang sebenarnya", juga ada "curhatan" beberapa wanita yang mengklaim sebagai istri dari korban tersebut, kenyataannya benar korban adalah pencuri.
Namun yang saya sayangkan, kenapa harus dibunuh? Apakah kita Bangsa Indonesia adalah Bangsa Pembunuh?
Apakah Kepolisian sudah tidak kita harapkan lagi?
"Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.”
Kita menembus waktu melalui mesin waktu Doraemon.. Banyak sekali peristiwa keji dan terkenal ekstrim pada abad 17, salah satunya yaitu "Pembabtisan Melalui Api" alias dibakar hidup-hidup untuk orang-orang yang dianggap masyarakat berdosa (kriminal, homoseksual, transgender, penyihir, dll) oleh masyarakat dan gereja ortodok rusia.

Jika saja kamu browsing, banyak video ISIS atau Group Pemberontak lain melakukan hal yang sama, yaitu membakar manusia hidup-hidup, bahasa kafirnya "Burning Alive".
Apakah kalian mau menyerupai mereka??
Binatang membunuh karena insting bertahan hidup dan kebutuhan perut. Manusia membunuh untuk apa??
Semoga peristiwa ini menjadi momen penting untuk kita memperbaiki mental juga berpikir rasional sebelum bertindak yang membahayakan dan/atau tidak bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.
Sabar dan terus memperbaiki diri.

Sakata.id


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: