Senin, 21 Agustus 2017

Di Sukoharjo, Banser Diserang Kelompok Bercadar, Celana Cingkrang, Teriak Takbir dan Bersenjata Tajam

Sukoharjo, muslimoderat.net – Sekelompok orang bercadar, bercelana cingkrang, dan membawa senjata tajam menyerang warga dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) setempat.
Saat waktu kejadian, Banser sedang bertugas menjaga acara warga Desa Siwal,RT 4/2 Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI). Informasi bermula dari status stataus Facebook Munifah Rizka Rizky, pada Minggu (20/8/17) sore.
”Semalam, Sabtu 19 Agustus 2017, sekelompok orang yg berciri-ciri memakai jaket, cadar dan bercelana cingkrang membawa senjata tajam membubarkan acara dan menyerang warga desa Siwal, RT 4/2 Kec. Baki, Kab. Sukoharjo dalam rangka HUT RI. Sahabat Banser yang bertugas mengamankan hajatan warga desa Siwal tersebut juga mendapat serangan,” tulis Munifah.
Mengapa Banser yang diserang? Ketika itu, tulis Munifah, karena Banser berusaha melindungi ibu-ibu dan anak yang berada di lokasi. “Karena ketakutan ketika kelompok yang membawa senjata tajam itu berteriak-teriak ‘Takbir’, ‘Allah Akbar’ dan merusak apa saja yang ada di depan mereka,” sambungnya.
Anak Menjadi Korban
Akibat serangan itu, beberapa anggota banser luka-luka dan ada satu anak berusia 3 tahun juga menjadi korban kebrutalan kelompok tersebut. Warga yang menjadi korban pun sudah berusaha menempuh jalur hukum.
“Kami sudah menempuh langkah hukum, melakukan visum, melaporkan kejadian perkara ke pihak berwajib, selain terus mengumpulkan informasi, dan melacak pelaku kejahatan tersebut. Sahabat-sahabat Ansor, kami mohon dukungannya, kita kawal kasus ini sampai tuntas,” tulisnya.
Kejadian ini juga dibernarkan Ketua GP Ansor Jawa Tengah Ikhwanudin. GP Ansor Jateng sudah mendapatkan laporan dan anggota sedang bergerak di Sukoharjo untuk menggali informasi lebih dalam. “Iya mas, ini sedang menggali kronologi dari GP Ansor Sukoharjo,” terangnya. [Ceprudin/nujateng.com]
Advertisement

Advertisement