Selasa, 29 Agustus 2017

Di ILC, Faizal Akbar: Pak Polisi Tolong Proses Jonru ini !!

MusliModerat.net - Dalam acara ILC, bang Faizal Akbar yang merupakan salah satu tim dari Jokowi disaat pilpres menanyakan kepada Jonru terkait postingannya di media sosiall. Dalam postingan Jonru ada menyatakan ketidakpercayaannya bahwa orang tua ( ibu ) pak Jokowi bukanlah ibu yang sebenarnya, itulah yang saya tangkap. 
Isi postingan Jonru yang dibacakan oleh Faizal akbar sebagai berikut : 
“Jokowi adalah satu-satunya calon Presiden yang belum jelas siapa orang tuanya, sungguh aneh, untuk jabatan sepenting Presiden begitu banyak orang yang percaya kepada orang yang asal muasalnya serba belum jelas”  
Setelah dibacakan , Faizal menayakan kepada Jonru, apakah benar dia menulis itu, dan Jonru pun mengakuinya. 
Seperti jebakan batman, Jonru akhirnya terkena ranjau yang dipasangnya sendiri. Setelah  pemerintah dan pihak kepolisian dianggap tebang pilih, padahal dia sendiri sudah dibiarkan bebas menuliskan hal-hal yang tidak ada data sebagai fakta atas pernyataannya. Ingat, itu sudah seperti pernyataan bukan asumsi lagi. 
Meskipun Jonru mengelak bahwa tulisannya tersebut bukanlah hal yang menghina. Pak Faizal sampai nyebut “ya Allah ” lantaran Jonru ngeyel tulisan tersebut disebut tidak menghina. 

Dan pak Faizal meminta Polisi memproses oreng ini(jonru)

Lihat Video diatas.
Memang menurut saya tulisan Jonru tersebut sangat menyakitkan orang tua pak Jokowi. Tetapi tulisan tersebut tidak sepenuhnya menghina tetapi cenderung kepada fitnah, karena tulisan tersebut bukanlah asumsi tetapi bukan pula fakta yang disertai data.  
Jika Jonru menuliskan hal tersebut ditujukan kepada saya, tentu saja tidak akan menjadi masalah, karena saya bukanlah siapa-siapa. Tidak akan ada pengaruhnya bagi saya, tetapi tulisan tersebut ditujukan kepada Jokowi, yang notabene seorang Presiden saat ini, tentu hal ini akan berpengaruh buruk bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. 
Pada saat itu sangatlah masive tuduhan yang mengatakan Jokowi adalah anak seorang keturunan China. Hal itu digoreng lantaran ingin menggiring opini publik untuk melabeli Jokowi seorang antek asing. Sungguh hal yang sangat picik dan jahat. 
Pernyataan Jonru tersebut menurut saya menjadi boomerang bagi dirinya sendiri. Dia sudah dibiarkan menuliskan berbagai bentuk protes kepada pemerintah tanpa data, namun dia di sebuah acara Televisi seperti berupaya membenturkan bahwa ada tebang pilih yang dilakukan pihak kepolisian dalam menangani kasus serupa. Ini pendapat saya, bagaimana dengan Anda?