Dekat Dengan Islam dan Cinta Ulama, Baru Era Jokowi Ada Acara Zikir di Istana

MusliModerat.net - Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden HM Jusuf Kalla hadir dalam Zikir Kemerdekaan dalam rangka Bulan Kemerdekaan di Halaman Istana Merdeka, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.
Pantauan di lokasi, Selasa (1/8), Jokowi, JK, dan Ketua MUI KH Ma'ruf Amin masuk ke sekitar pukul 19.38 WIB. Jokowi tampak mengenakan baju koko dan peci hitam serta sarung hitam, sementara JK mengenakan baju koko, peci hitam dan celana panjang hitam.
Acara kemudian dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Raden Harmoko, juara 1 MTQ Internasional di Irak tahun 2016.
Dalam acara zikir kemerdekaan ini hadir sekitar seribuan lebih tamu undangan yang mayoritas berasal dari kalangan pesantren. Acara ini juga dimeriahkan oleh beberapa penyanyi diantaranya grup musik Debu dan Nasyid Senada.
Zikir Kebangsaan di Istana Merdeka
Zikir Kebangsaan di Istana Merdeka (Foto: Yudhistira Amran/kumparan)
Ketua Umum Majelis Zikir Hubbul Wattan, KH Mustofa, sebagai penyelenggara, mengatakan bahwa baru kali ini ada zikir digelar di lingkungan Istana Kepresidenan. Dia mengharapkan agar zikir kebangsaan ini bisa mengeratkan tali silaturahim.
"Beliau inisiator dan penasehat Majelis Zikir Hubbul Wattan. Saya menghaturkan terima kasih kepada semua yang hadir dalam zikir kebangsaan ini. Terkhusus kepada Bapak Presiden Joko Widodo yang telah memfasilitasi acara di Istana Merdeka ini," kata KH Mustofa saat memberi sambutan.
"Dalam sejarah, baru ada zikir di Istana baru ada di zaman Pak Jokowi. Mewakili panitia saya mohon maaf apabila dalam acara ini masih ada kekurangan. Saya berharap zikir kebangsaan ini menjadi alat silaturahim. Semoga persoalan bangsa bisa teratasi," lanjut dia.
Untuk diketahui, Majelis Zikir Hubbul Wathan dibentuk menyusul pembentukan Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP). Dalam majelis zikir itu, Jokowi menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina. Hubbul Wathan berarti cinta tanah air.
Zikir Kebangsaan di Istana Merdeka
Zikir Kebangsaan di Istana Merdeka (Foto: Yudhistira Amran/kumparan)
Sementara, Ma'ruf Amin berharap agar zikir di Istana dalam rangka menyambut HUT RI ini terus digelar setiap awal Agustus. "Malam ini dimaksudkan untuk mensyukuri nikmat kepada kita. Kita bersyukur Allah telah memberikan nikmat kemerdekaan," ucap Kiai Ma'ruf.
"Malam ini kita mengetuk pintu langit agar dapat berkat rahmat Allah agar negara kita ini aman dan damai. Mudah-mudahan Allah SWT mengabulkan apa yang kita inginkan," ucap Ma'ruf.

Para Masyayikh numbali istana negara : KH. Maimoen Zubair, KH. Ma'ruf Amin, KH. Anwar Mansur, Buya Muhtadi, TG.Turmudzi, KH Miftahul Akhyar, Buya Kafabihi dll


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: