Rabu, 09 Agustus 2017

[Breaking News] Akun Facebook Rizal Ali Zain Penista NU dan Presiden Di Cyduk !!

MusliModerat.net - Bagi pengguna media sosial, khususnya Facebook, nama Rizal Ali Zain sudah sangat “terkenal” sejak beberapa waktu yang lalu. Maksudnya “terkenal” jeleknya karena yang bersangkutan sangat aktif menghina Nahdatul Ulama (NU) bahkan Presiden Jokowi selama ini.
Bagi yang ingin melihat bagaimana akun Facebook yang menggunakan nama Rizal Ali Zain tersebut dalam menghina NU dan Presiden Jokowi, silahkan perhatikan beberapa postingan screen shot-nya berikut ini : 
Screen shot bahwa Rizal Ali Zain simpatisan FPI
Screen shot posting ya yang menghina Ketum PBNU dan Presiden Jokowi
Screen shot penghinaan terhadap NU
Screen shot penghinaan kepada Presiden Jokowi
Setelah beberapa postingannya yang menghina NU dan Presiden Jokowi menjadi viral di dunia maya, dia pun akhirnya ketakutan dan menghapus beberapa postingan, tetapi sudah ada yang menyimpan beberapa screen shot-nya seperti di atas πŸ˜€ πŸ˜€
Alhamdulillah, akhirnya pemilik akun Rizal Ali Zain tersebut berhasil ditangkap !!!
Setelah pihak Banser dan Ansor menelusuri keberadaan akun tersebut, mereka akhirnya menemukan pemilik asli akun tersebut yang diketahui bernama Barmawi (37), warga Desa Panagguan, Kecamatan Proppo, Pamekasan.
Barmawi lalu diajak untuk memberikan tabayun (klarifikasi) kepada PCNU Pamekasan kemarin pada hari Selasa tanggal 8 Agustus 2017. Di hadapan para kiai, Barmawi mengaku salah dan khilaf atas status yang sudah dibuatnya selama ini. Dia mengatakan bahwa status dibuatnya karena terpengaruh dengan grup media sosial yang sering melakukan penghinaan terhadap Presiden dan Ketum PBNU.
“Saya diundang ke grup yang isinya banyak menghina presiden dan PBNU sehingga saya terpengaruh,” kata Barmawi yang tidak membeberkan grup media sosial yang diikutinya. (Sumber)
Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pamekasan yang bernama Taufik Hasyim menilai bahwa perbuatan yang dilakukan Barmawi sangat keji karena sudah menghina Presiden yang merupakan simbol negara yang harus dihormati dan Kiai Said Aqil Siraj adalah ulama besar dan juga pimpinan tertinggi NU.
Oleh sebab itu, Taufik Hasyim meminta Barmawi untuk meminta maaf langsung kepada Said Aqil Siraj di Jakarta atau di kediamannya secara langsung.
“Pilihannya yakni minta maaf langsung kepada Ketua Umum PBNU atau kita laporkan ke polisi karena penghinaan ini adalah pelanggaran pidana. Langkah ini kami lakukan agar tidak terulang kembali dengan pelaku yang berbeda,” terang Taufik Hasyim. (Sumber)
Dan akhirnya Barmawi mengaku siap berangkat ke Jakarta untuk bertemu langsung dan meminta maaf kepada Said Aqil Siraj. Bahkan dia juga akan meminta maaf di media sosial. Dan akun Facebook pribadi ya juga sudah ditutup setelah kasus ini mencuat ke publik.
Penulis bingung…
Kalau dilihat dari segi usianya yang sudah mencapai 37 tahun, itu bukan anak-anak lagi !!!
Seharusnya dia sudah bisa menggunakan “akal” yang sudah diberikan oleh Tuhan untuk berpikir, memilih dan memilah mana yang baik dan mana yang tidak sehingga tidak mudah terpengaruh seperti alasannya di atas. Atau semua itu hanya alasannya karena dia sudah ketahuan dan ditangkap oleh pihak Banser dan Ansor ???
Penulis ngeri membayangkan orang-orang seperti ini yang begitu mudah ya menghina NU yang merupakan ormas Islam terbesar di Indonesia dan begitu mudahnya menghina kepala negara yang merupakan simbol negara.
Penulis yakin, masih banyak manusia seperti  Rizal Ali Zain (Barmawi) lainnya di luar sana yang masih gak bisa move on sampai sekarang sejak kekalahan capres mereka pada tahun 2014 silam.
Sebenarnya penulis juga merasa kasihan pada orang-orang seperti Barmawi yang masih berkeliaran di luar sana, yang sampai detik ini juga masih belum bisa move on lalu memendam rasa dendam, amarah, cemburu dan sikap negatif lainnya dalam kehidupan pribadinya sampai detik ini.
Dan lebih miris lagi, sifat mereka umumnya sama yaitu membuat meme yang ditambahkan dengan sebuah kata ataupun kalimat. Ada juga yang “fasih” menghina NU dan Presiden dengan mengeluarkan kata-kata penghinaan yang tidak pantas untuk penulis bagikan dalam tulisan ini.
Terkadang, penulis berpikir, apakah mereka semua “didoktrin” dengan pola yang sama yaitu dengan “menciptakan” generasi pembuat meme dengan melakukan editan edit foto, lalu ditambahin teks maka jadilah mahakarya meme penghinaan hasil produk yang mereka banggakan lalu disebarkan pulas secara terstruktur, sistematis dan masif  πŸ˜€πŸ˜›
Mari kita tunggu bersama untuk melihat wajah asli Barmawi pemilik akun Rizal Ali Zain si penghina NU dan Presiden Jokowi selama ini saat dia akan bertemu dengan Ketua PBNU, KH. Said Aqil Siroj di Jakarta dalam beberapa hari yang akan datang πŸ™‚
Dishare dari Seword
Advertisement

Advertisement