Mengaku Sabqul Lisan, Berikut Tabayun serta Permintaan Maaf Ustad Syam Terkait Pesta Seks


MusliModerat.net - USTADZ JUGA MANUSIA

lagi rame tentang isi ceramah ust syam(Dai trans tv) yg kemudian banyak menuai kritik dari sana-sini. 

melakukan kesalahan adalah hal wajar bagi manusia, karna bagian dr identitas kemanusiaannya. 

menanggapi dan memberi masukan bahkan kritikan juga wajar ketika seseorang secara tidak sengaja melakukan kesalahan. 

yg tidak wajar: manusia bersalah tidak tidak mau nerima saran, masukan, kritikan bahkan melakukan pembenaran dn pembelaan, apalagi mau minta maaf...

tidak wajar juga keritikan yg berlebihan yg  disertai ujaran kebencian...

tidak wajar juga, orang yg sudah minta maaf masih dikritik habis2san dengan berbagai sindiran dsb.

bukan bermaksud membela ustadz syam, bukan pula tidak sepakat dengan kritikan. 

kekhilafan ustadz syam adalah manusiawi, sebagai pembelajaran bagi kita bahwa ustadz juga manusia, kita semua ada potensi untuk salah dan lupa. 

Berikut Klarifikasi sekaligus permintaan maaf Ustad Syam yang disampaikan oleh KH Cholil Navis

TABAYYUN

Malam ini di MUI Pusat saya kedatangan tamu seorang ustadz yg menjadi buah perbincangan di media sosial, yaitu Ust. Syamsuddin Nur. Ia seorang penceramah yg biasa mengisi di pogram acara "Islam Itu Indah" TransTV

Beberapa hari lalu Ustadz Syam salah ucap (sabqul lisan) ttg kehidupan di Surga bersama para bidadari, sehingga ia bilang ada pesta seks. Maksud beliau ingin menggambarkan betapa nikmatnya kehidupan di akhirat manakala masuk Surga. Lepas dari itu semua, beliau minta maaf atas salah ucap dan salah pemahaman ttg kehidupan di Surga. 

Saya sebaga ketua Komisi Dakwah MUI menanyakan langsung ttg apa yg dimaksudnya itu? Dia hanya ingin mengajak umat agar menyalurkan seks dg sesuai syariah dan kelak akan diberi nikmat yg besar dari Allah.  Tapi ungkapan itu memang tak layak. 

Namun atas jiwa besarnya Ustadz Syamsudin Nur yg mengklarifikasi dan minta maaf secara terbuka tentu kita semua sepantasnya memaafkan. Dan peristiwa seperti ini baiknya menjadi pelajaran bagi kita. Ustadz pun manusia yg tak luput dari salah dan keliru. Bahkan harus banyak belajar agar tidak terjadi kesalahan saat menyampaikan ilmu kpd masyarakat. 

Allahu yu'shimuna Aminnn

ttd

Cholil Nafis


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: