Selasa, 25 Juli 2017

Lakpeadam NU Imbau Baca Qunut Nazilah Untuk Doakan Rakyat Palestina

MusliModerat.net - Lagi dunia di hebohkan oleh aksi kejam militer Israel di sekitar Masjid al-aqsa, Yerussalem Timur. Bentrokan yang terjadi antara warga Palestina dengan pasukan keamanan Israel itu menewaskan tiga orang.
Pada Jumat (14/7/2017) tiga warga Palestina melepaskan tembakan di kompleks suci itu dan menewaskan dua polisi Israel. Tiga pelaku pun ditembak mati oleh polisi lainnya.
Menanggapi persoalan tersebut Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Propinsi Jawa Timur beri himbauan membaca Qunut Nazilah selepas sholat 5 waktu  (24/7/2017).
Dalam himbauan melalui surat edaran elektronik tersebut, MUI  Jatim menyayangkan sikap militer Israel yang semakin brutal terhadap rakyat Palestina. Hal tersebut menjadi keprihatinan bagi sesama umat muslim utamanya di Indonesia mengingat pertikaian yang sudah turun menurun tak juga dapat terselesaikan.
Secara harfiah, kandungan dalam Qunut Nazillah sendiri merupakan doa pengharapan seorang muslim kepada Allah SWT untuk kehancuran musuh agama dan orang kafir.
Seruan serupa juga di lontarkan oleh Ketua Pengurus Pusat  Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (PP Lakpesdam NU) Rumadi Ahmad, menurutnya, Israel telah mencerabut ribuan orang Palestina dari tanah mereka, menduduki dan secara ilegal menggunakannya untuk membuat tempat tinggal yang dikhususkan bagi warga Israel, ujarnya di Jakarta Pusat, seperti di kutip dari Nu.or.id Rabu (7/6/2017)
Rumadi menambahkan, akses ekonomi yang memelihara  pendudukan Israel atas palestina harus di hentikan oleh negara negara, termasuk Indonesia. Alasanya, hal yang demikian dapat memperburuk derita warga palestina.
Lebih lanjut, menurutnya, persoalan tidak hanya pada Israel yang mengambil alih sumber daya alam Palestina secara illegal, lebih dari itu, pembiaran terhadap masuknya barang barang produksi Israel di wilayah pendudukan ke pasar global secara tidak langsung merupakan bentuk dukungan terhadap pendudukan Israel.
"Ini menguntungkan pendudukan Israel atas Palestina," pungkas Rumadi yang juga Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.(*)⁠⁠⁠⁠
Berita: Nukita.id
Advertisement

Advertisement