Senin, 24 Juli 2017

Durhaka !! GNPF-MUI Akan Demo Tolak Perppu Ormas, Padahal MUI Pusat Dukung Penuh Perppu Ormas

MusliModerat.net - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Ma'ruf Amin mengaku mendukung langkah pemerintah mencabut status badan hukum Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sepanjang terbukti kebenarannya.

Ia mengatakan, HTI berhak menggugat keputusan tersebut lewat pengadilan.
"Kalau HTI itu proses yang sudah ditempuh. Pemerintah mempunyai hak untuk membuat Perppu, dan berhak mengatakan ini tidak sesuai Pancasila. Untuk HTI, kalau merasa bukan itu (anti-Pancasila), bisa gugat ke pengadilan," ujar Kyai Ma'ruf di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/7/2017).


Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Maruf Amin bertemu dengan Ketua DPD  Oesman Sapta Odang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/7/2017). KH Maruf Amin mendukung langkah pemerintah mencabut status badan hukum Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sepanjang terbukti kebenarannya.
Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Maruf Amin bertemu dengan Ketua DPD Oesman Sapta Odang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/7/2017). KH Maruf Amin mendukung langkah pemerintah mencabut status badan hukum Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sepanjang terbukti kebenarannya.(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)
Bahkan, kata Kyai Ma'ruf, MUI mendukung pemerintah membubarkan Ormas selain HTI, yang terbukti bertentangan dengan Pancasila, dengan memakai Perppu No. 2 Tahun 2017 tentang Ormas.
Ia menambahkan, pihaknya juga telah melakukan kajian terkait HTI. Ia mengatakan, sikap ulama di Indonesia tegas menolak keberadaan ormas yang bertentangan dengan Pancasila.

Berbeda dengan MUI, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) berencana menggelar aksi penolakan terbitnya Perppu yang mengatur ormas. GNPF-MUI) beserta seluruh ormas yang ada di Indonesia berencana akan melakukan aksi turun ke jalan.
Aksi ini bakal digelar pada tanggal 28 Juli 2017 atau disebut aksi 287.

Tim Kuasa Hukum GNPF-MUI Kapitra Ampera, mengatakan, aksi ini bertujuan untuk menyuarakan pembatalan perppu ormas yang telah diterbitkan oleh Pemerintah. 

"Aksi itu dilatarbelakangi oleh penerbitan perppu ormas. Selain itu juga karena pembubaran HTI," kata Kapitra ketika dikonfirmasi, Minggu (23/7).

Dia menerangkan, aksi itu akan dilakukan pada hari Jum'at dan aksi dimulai dari Masjid Istiqlal. Menurut dia, seluruh ormas yang ada di Indonesia akan ikut aksi itu. 

Karena, terbitnya perppu ormas itu tidak tepat dilakukan pemerintah. "Seluruh ormas ya, karena perppu itu berlaku untuk semua ormas dan terbitny perppiu ormas ini dapat membatasi hak warga negara, makanya kita melakukan aksi ini" ujarnya

Dalam aksi ini, menurut Kapitra, diperkirakan ribuan massa akan turut hadir. Baik dari pulau Jawa, maupun dari daerah lainnya di pulau jawa.

"Tapi untuk jumlah secara pastinya saya belum bisa menyebutkan. Perkiraan banyak lah pokoknya yang datang," tukas dia. [MusliModerat]
Advertisement

Advertisement