Selasa, 18 Juli 2017

Buya Syafii: Jokowi Tak Peduli Popularitasnya Turun asalkan Masalah Negara Beres

MusliModerat.net - Buya Syafii Maarif bertemu dengan Presiden Joko Widodo untuk membahas beberapa persoalan. Dalam pertemuan itu, Syafii bertanya tentang popularitas Jokowi terkait dengan berbagai persoalan bangsa belakangan ini.

Dalam pertemuan itu, sesepuh Muhammadiyah tersebut mengatakan yang harus segera dibenahi pemerintah saat ini berkenaan dengan ketimpangan ekonomi.

"Ketimpangan itu harus segera diperbaiki. Ini kan warisan puluhan tahun ini, orang konglomerat hitam macam-macam itu. Saya tadi diberi tahunya, aduh, negara ini sudah sapi perahan puluhan tahun, Saudaraku. Kemudian ikan yang dicuri orang itu puluhan tahun ratusan triliun (rupiah)," kata Buya Syafii kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/7/2017).

Dalam kesempatan itu, Buya Syafii pun bertanya kepada Jokowi soal popularitasnya. Menurut Buya, Jokowi tak peduli popularitasnya turun asalkan masalah di negara ini beres.

"Lalu kan orang tanya Presiden, nanti popularitas Bapak gimana? Presiden (jawab), 'Saya ndak perlu popularitas, ini rakyat yang punya'. Saya bilang berani sekali, jadi orang kurus begitu ternyata berani," kata Buya.

Saat ditanya dalam konteks apa Presiden Jokowi menegaskan tidak takut popularitasnya akan menurun, Buya Syafii mengatakan bermacam-macam, tidak hanya dalam satu persoalan. Namun salah satunya polemik Perppu Nomor 2 tentang Ormas yang dikeluarkan pemerintah.

"Iya ini tadi ada Perppu segala macam itu toh. Kan melawan umat Islam. Islam yang mana? Saya kan menghargai, walaupun itu Perppu atau pengadilan apalah itu kan, ini kan digoreng isu menuju 2019," ujar Buya. 
(jor/tor) detikcom
Advertisement

Advertisement