Senin, 10 Juli 2017

Bertemu Trump di KTT G20, Jokowi minta AS tidak musuhi Islam

MusliModerat.net - Dalam pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Hamburg, Jerman, Presiden Joko Widodo dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyempatkan melakukan bilateral. Dalam pertemuan tersebut, Jokowi mengapresiasi komitmen AS untuk tidak memusuhi Islam.

Tak hanya itu, Jokowi juga minta AS bekerja sama dengan negara muslim untuk memerangi terorisme. Dikutip dari keterangan tertulis Sekretariat Presiden yang diterima merdeka.com, Sabtu (8/7), Permintaan Jokowi sesuai dengan hasil Riyadh Summit pada Mei lalu yang dihadiri kedua pemimpin negara tersebut.

"Berkurangnya pergerakan ISIS di Suriah dan Irak mengharuskan kita memberikan perhatian ekstra kepada pergerakan mereka di daerah lain, termasuk Asia Tenggara. Penyerangan dan pendudukan grup teroris di Marawi, Filipina merupakan bukti meningkatnya ancaman terorisme," ujar mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Jokowi berharap kerja sama penanggulangan terorisme dengan AS berjalan lancar. Kerja sama tersebut meliputi pertukaran informasi intelijen, penghentian aliran dana (terorisme), pemberdayaan masyarakat moderat dan penyebaran kontra narasi.

Selain membahas kerja sama penanggulangan terorisme, Jokowi-Trump juga membicarakan peningkatan kerja sama di bidang ekonomi. Jokowi menyampaikan kepedulian Indonesia terhadap ekspor kelapa sawit untuk biodisel ke Negeri Paman Sam.

Sementara itu, mantan Wali Kota Solo ini juga menyampaikan Indonesia mengimpor kedelai dalam jumlah besar dari AS.

Di akhir pertemuan, Jokowi tak lupa mengundang Trump berkunjung ke Indonesia. Dia juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran Wakil Presiden Mike Pence ke Indonesia April lalu. [pan/merdeka.com]
Advertisement

Advertisement