Rakyat yang Tak ada Puasnya, Semua Presiden dari Masa ke Masa Di Caci Maki

MusliModerat.net - Kali ini ujian melanda kepada Presiden Jokowi dengan tuduhan bahwa dirinya adalah PKI dan anti Islam. Padahal yang menuduh seperti itu adalah orang yang selalu bughot kepada pemerintah. Pemerintah mereka jadikan musuh, presiden sebagai simbol negara tak habisnya mereka maki sesukanya.

Mulai dari Soekarno, yang dengan susah payah menggali Pancasila. Hanya karena menaruh ketuhanan di sila ke lima, mereka bebas menghina Soekarno dengan slogan, ketuhanan Soekarno ada di pantat. Bahkan mereka membuat istilah Pancasila dengan Panca gila dan Pantat Cina. Mungkin mereka tidak suka Soekarno karena mereka ingin Presiden seorang Ulama yang alim.

Kemudian tatkala Gus Dur menjadi presiden, justru mereka yang gencar menghina Gus Dur. Padahal kurang apalagi keulamaan Gus Dur. Seorang yang ahli kitab kuning dan banyak menulis. Cucu dari pendiri NU dan anak dari menteri agama, dihina. Bukan saja pemikirannya yang di hina, tapi fisik yang Allah ciptakan dihina juga dengan sebutan buta mata buta hati.

Ah Gus Dur ulama suu kata mereka. Akhirnya Megawati terpilih menjadi presiden. Tapi dicaci maki juga. Bahkan, ada fatwa presiden perempuan haram. Mungkin mereka ingin dari militer.
Maka Presiden SBY terpilih. Karir SBY dalam militer tidak diragukan lagi. Tapi SBY juga dihina dan di caci maki.

Mungkin ada trauma kalo militer yang jadi presiden. Maka terpilihlah Jokowi yang dari orang sipil tukang kayu. Meskipun Jokowi membangun tol di beberapa daerah, kemudian mengaliri listrik di Papua yang selama 24 tahun tidak ada listrik, masih saja di hina antek PKI dan pencitraan.
Intinya sih, mereka hanya memuji golongan mereka saja atau yang respek dengan mereka. Semoga Allah jauhkan Indonesia dari perpecahan.

Reshare: Ardiyansyah


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: