Senin, 05 Juni 2017

Presiden Jokowi: Berapa Ratus Miliar Polri Keluarkan Anggaran Untuk Pengamanan Demo

Foto : Biro Pers Setpres
MusliModerat.net - Presiden Jokowi menghadiri acara Kajian Ramadan 1438 Hijriyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur di Hall Dome Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur, Sabtu 3 Juni 2017.

Dilansir dari laman setkab, pada kesempatan tersebut Presiden Jokowi mengemukakan, bahwa dalam 6-8 bulan ini energi kita habis, pikiran kita habis, anggaran kita banyak yang habis untuk hal-hal yang sebetulnya tidak perlu. Saling menyalahkan, memfitnah, menjelekkan, mencela, menghujat, dan saling mendemo.

“Betapa energi kita habis untuk ini. Berapa ratus miliar dan mungkin triliun Polri keluar anggaran untuk pengamanan-pengamanan demo-demo yang ada,” kata Presiden Jokowi.

Menurut Kepala Negara, kita melupakan, bahwa kita ini saudara. Kita lupa persaudaraan kita, kehidupan muamalah kita. “Dalam keseharian kita, kita lupa bahwa kita ini beraneka ragam. Beragam, bermacam-macam. Beragam agama, beragam suku, beragam ras,” kaat Kepala Negara seraya menambahkan, bahwa kita memiliki 714 suku, memiliki 1.100 lebih bahasa lokal, memiliki 516 kota dan kabupaten, memiliki 34 provinsi, memiliki 17 ribu pulau.

Presiden Jokowi menilai, kita lupa ukhuwah islamiyah kita karena 85 persen penduduk kita adalah muslim. Kita lupa ukhuwah wathaniyah kita bahwa kita ini sebangsa dan setanah air. Sehingga kembali lagi kita kehabisan energi untuk hal-hal yang tidak perlu. Oleh sebab itu, Presiden mengajak semua komponen bangsa untuk kembali pada jati diri kita sebagai sebuah bangsa yang besar.

Kepala Negara mengajak seluruh pengurus jajaran pengurus seluruh anggota untuk bersama-sama mengajak lingkungan, teman-teman, tetangga-tetangga untuk kembali kepada etika berbangsa bernegara, dan etika bermasyarakat yang baik sehingga bisa kembali konsentrasi lagi ke hal-hal yang positif.[infopresiden.com
Advertisement

Advertisement