Saran untuk yang Mulia Habibana Rizieq Shihab, Jangan Takut dengan Aparat Penegak Hukum

Oleh: Akhmad Musta'in[fb]
MusliModerat.net - Sesuai ajaran dari para guru saya, saya meyakini bahwa dzuriyah (keturunan) Kanjeng Nabi saw itu memiliki kemuliaan dan keistimewaan dibandingkan dengan manusia lainnya. Itu prevelege bagi dzuriyahnya manusia yang paling mulia derajatnya dan paling dicintai-Nya, yang tak kan diciptakan-Nya dunia seisinya ini apabila beliau saw tidak diciptakan-Nya. Jangankan mereka, kita saja yang alhamdulillah dilahirkan sebagai umat beliau saw, diberikan banyak keistimewaan dibandingkan umat-umat nabi sebelumnya.

Salah seorang guru saya min dzuriyatin Nabi, Syekh Sayid Abd. Rahim bin Djamaluddin Assegaf (Puang Makka/Ahsan Assegaf), mengatakan bahwa salah satu bentuk keistimewaan keturunan Nabi saw ialah malaikat saja kelak di akhirat tidak berani menghukum atas kemaksiatan mereka. Yang paling berhak menghukum kemaksiatan mereka ialah Kanjeng Nabi saw.
Allahumma sholli 'alaihi wa 'ala alihi.
Akan tetapi, di negara hukum seperti di negara kita, semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di depan hukum. Ini sesuai yang dicontohkan Kanjeng Nabi saw, "Seandainya puteriku Fatimah mencuri, maka akulah orang yang akan memotong tangannya."

Kalau sekarang ini saya bersama Sayid Riziq, saya akan memberikan masukan begini:
"Meskipun Anda merasa tidak bersalah, untuk menjadi contoh bagi warga negara lainnya, seyogyanya Anda secara gentle hadir memenuhi panggilan aparat penegak hukum dan mengikuti prosesnya sampai dengan tuntas. Jika vonis hakim dirasa tidak memenuhi asas keadilan, Anda bisa menggunakan hak hukum Anda dengan mengajukan banding ke tingkat pengadilan tinggi. Apabila di pengadilan tinggi vonis hakim masih belum 'memuaskan' juga, Anda bisa mengajukan banding lagi ke tingkat kasasi. Jika masih juga belum "memuaskan" dan bisa memperlihatkan bukti hukum (novum) baru, Anda bisa melakukan peninjauan kembali.
Anda beruntung, Bib, tinggal dan menjadi warga di negara hukum, hak-hak Anda dilindungi secara hukum. Coba saja Anda tinggal di Arab Saudi, apalagi yang menggunakan konsep khilafah, melakukan tindakan yang dianggap melawan hukum setempat akan serta merta dihukumi melawan Allah dan belum tentu mendapatkan hak untuk membela diri!"

Akhmad Musta'in


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: