Rabu, 24 Mei 2017

Resmi Mualaf, Pria Ini Langsung Ingin Jadi Anggota Ansor

MusliModerat.net - Masjid Nurul Iman Ciharashas yang berada di RT 001 RW 008 Kelurahan Sumelap, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Tasikmalaya menjadi tempat paling bersejarah dalam perjalanan hidup Yusan. Sebab, pada Rabu (17/5) siang, warga Kota Tangerang ini memutuskan pindah keyakinan menjadi seorang mualaf. Dengan mantap, pria berusia 24 tahun itu mengikuti bimbingan Rois Syuriah MWCNU Tamansari KH. Aceng Kurnia dalam mengucapkan dua kalimat Syahadat.

Kedatangan Yusan menemui Rais Syuriah untuk membimbing dalam mengucapkan Syahadat, diantar oleh Ketua DKM al-Barokah Aj. Suhro, yang merupakan saudara teman kerjanya di Tangerang.

Menurut saksi Ade Rian, kabarnya Yusan datang ke Ciharashas untuk menemui saudara teman kerjanya waktu di Tangerang. Kemudian tiba-tiba dia minta dibimbing masuk Islam.

"Saudara baru kita ini pada awalnya hanya datang bertamu saja, berkunjung ke rumah teman kerjanya, dan yang punya rumah kaget ketika Yusan minta masuk Islam, karena awalnya tidak mengira kalau Yusan non Muslim," ujar anggota Banser aktif ini.

Ade menjelaskan, Yusan masuk Islam karena keinginan dan kesadaran sendiri, Dia mengatakan selama ini sudah tidak asing dengan Islam, namun butuh waktu memutuskan pindah keyakinan, karena katanya, perlu berhati-hati dalam memutuskannya, jangan sampai setelah Islam malah fahamnya tidak jelas, tidak toleran dan tidak berkasih sayang, terlebih bagi yang baru belajar agama.

Kabar rencana masuk Islamnya Yusan tersebar dengan cepat, sehingga lokasi masjid yang berada di komplek Ponpes al-Ihsan Ciharashas itu ramai dihadiri serta disaksikan oleh para santri dan warga setempat. Rasa haru pun pecah saat dua kalimat Syahadat terucap dari lisan Yusan.

Yusan merupakan pemuda kelahiran Teluk Pulai 15 Maret 1993. Tidak perlu waktu lama baginya untuk berganti nama, saat itu ia langsung merubah namanya menjadi Amrulloh Abdul Muiz al-Muhajir. Untuk menunjukan kesungguhannya, sore harinya ia berencana untuk melakukan khitan, bahkan dengan semangat ia mengatakan ingin sekali mendaftar jadi anggota GP Ansor. (A. Arif/Zunus) 
Advertisement

Advertisement