Minggu, 21 Mei 2017

Imbau Habib Rizieq Pulang, Kiai Sepuh NU: Harus Gentle, Bawa Nama Ulama

MusliModerat.net - Kiai sepuh Nahdlatul Ulama yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al Amien Ngasinan Kediri KH Anwar Iskandar meminta imam besar Front Pembela Islam H Rizieq Syihab pulang ke tanah air. Sebagai ulama, Rizieq diminta memberi contoh menghormati proses hukum. 

Ditemui usai mengikuti apel kebangsaan peringatan Hari Lahir Ansor di lapangan Pondok Pesantren Lirboyo, Kiai Anwar Iskandar mengatakan apa yang dilakukan H Rizieq Syihab dengan menolak panggilan polisi untuk menjalani pemeriksaan tak bisa dibenarkan. “Kalau tidak salah saya pikir dia harus gentle, apalagi membawa nama ulama,” kata Kiai Anwar, Sabtu 20 Mei 2017.

Ulama yang akrab disapa Gus War ini menambahkan Habib Rizieq harus memberi contoh dan tauladan kepada pengikutnya dalam penegakkan hukum yang baik. Jika Rizieq pulang dan memenuhi panggilan polisi, akan terbuka dengan sendirinya apakah tudingan yang disangkakan kepadanya benar atau tidak. Hal itu juga tidak akan membingungkan umat yang selama ini menjadikan Rizieq sebagai panutan.
 
Sikap imam besar FPI yang memilih tak pulang ke tanah air ini dinilai polisi merugikan dirinya sendiri. Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan Rizieq melewatkan kesempatan membela diri jika tak bersedia memenuhi panggilan polisi.

Melalui kuasa hukumnya, Rizieq menolak pulang karena merasa dikriminalisasi penyidik Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya dalam kasus pornografi antara dirinya dengan Firza Husein. Hingga kini polisi juga belum menerbitkan red notice untuk meminta bantuan Interpol melacak dan memulangkan sang habib. 

Dalam kasus percakapan atau chat WhatsApp berkonten pornografi, H Rizieq Syihab sudah dua kali mangkir panggilan pemeriksaan polisi. Pada panggilan pertama tanggal 25 April 2017, Rizieq berdalih sedang melaksanakan ibadah umrah. Dari Arab Saudi, Rizieq sempat bertolak ke Yaman untuk mengunjungi anaknya yang melahirkan. Ia juga terbang ke Kuala Lumpur Malaysia untuk menyelesaikan studinya.tempo.co
Advertisement

Advertisement