Gus Dur Sang Ksatria Sejati, Menghadapi Polisi Tanpa Rombongan dan Tidak Mangkir

MusliModerat.net - Gus Dur, AM Fatwa, Buya Hamka dll. pernah diperiksa, ditahan bahkan ada yang dipenjara. Tapi beliau-beliau itu tak pernah mangkir dan tidak pernah mengerahkan ummat Islam atau mengatasnamakan umat Islam, tidak pernah merasa di dzholimi, tidak pernah merasa di diskriminasi, menarik-narik umat Islam dalam kasus hukum mereka bahkan menolak gerakan yang mau membela dengan pressure massa. Semua kasus hukum dihadapi sendiri secara pribadi tanpa melibatkan massa.
Beliau-beliau tak mau memanfaatkan ketokohannya untuk menarik massa terlibat dalam kasusnya. Kok beda dengan yang sekarang ya, baru dipanggil polisi aja semua umat Islam ditarik-tarik untuk terlibat seperti terlihat dalam orasi, aksi massa, meme, status dan spanduk-spanduk yang provokatif, seolah semuaulama dan Islam terancam?
Dulu saat Gus Dur masih hidup sepak terjangnya selalu menjadi pusat perhatian massa. Meskipun banyak yang memusuhi tapi para pembelanya jauh lebih banyak. Ribuan bahkan jutaan badan siap mengorbankan diri untuk Gus Dur.

Puncaknya adalah saat Gus Dur hendak dilengserkan. Banser, Pasukan Berani Mati dan massa yang berjumlah sangat besar tanpa dikomando siap mati untuk Gus Dur jika jadi dilengserkan. Namun, dengan sangat gentle Gus Dur tak mau memanfaatkan ketokohannya untuk menarik massa. Sebaliknya bahkan ratusan ribu massa yang sudah berkumpul siap mati untuknya dicegah untuk terlibat. Sehingga tak ada satu tetes pun darah yang harus dikorbankan.
Tanpa berpretensi membandingkan, hanya sekadar bahan refleksi, kira-kira mana yang lebih arif dan bijak?


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: