Cara Ampuh Melawan Hoax di Grup Whatsapp


Oleh: Rijal Mumazziq Z
MusliModerat.net - Saya dimasukkan ke sebuah grup WA oleh sahabat saya. Oke, saya mengizinkan. Lalu, jreng-jreng, di grup ini ternyata banyak gunungan hoax yang disebarkan oleh seorang doktor, alumni pesantren, lagi (ngisin-ngisini ae kang!). Kecepatannya membagi kabar berita yang nggak jelas selevel dengan kekeraskepalaannya dalam berdebat. Melihat wataknya, jelas kita bakal membuang-buang waktu dan kuota jika melayani sikapnya.

Akhirnya, saya putuskan masuk ke inti masalah. Dia ngeshare berita hoax, jarak satu menit berikutnya saya mengimbanginya dengan membagikan 3 tautan berita. Isinya nggak penting, dari info revolusi gaya rambut pesepakbola, cara berenang yang baik bagi anak-anak, ciri domba yang sehat, maupun cara membuat telor mata sapi yang unik. Ketika dia membagikan kabar kebangkitan PKI yang nggak jelas itu, saya mengimbanginya dengan membagikan artikel: manfaat kulit jeruk bagi kulit, kabar seleb adiknya Raffi Ahmad bisa masak telor ceplok (apa unsur pentingnya, coba!?), cara beternak bebek yang baik, maupun manfaat bulu hidung bagi kesehatan pernafasan. Manakala dia membagi kabar penculikan anak, saya buru-buru mengimbanginya dengan tautan video Upin Ipin, Boboiboy, maupun tautan video lawak Warkop DKI.

Hal ini terus terjadi. Saya menyadari kalau dia mungkin nggak suka saya gara-gara ulah usil ini. Hahaha, Nggak apa-apa sebab kalau keras kepala dihadapi dengan ngeyel, malah bisa pukul-pukulan. Cara ini saya gunakan untukmenghambat penyebaran hoax, sebab anggota grup WA nggak bakal membaca tautan yang saya bagi. Tujuan saya hanya satu, menutup hoax dengan tumpukan informasi ringan-ringan yang bagi sebagian orang nggak penting. Saya hanya menyuguhkan informasi tandingan yang membosankan untuk melemahkan hoax. Durasi penyebaran hoax pun mulai melemah, entah karena Pilkada "Tjap Asoe" DKI sudah mereda sehingga penyebaran hoax juga ikut menguap, atakah faktor lain, saya kurang tahu. Minimal sekarang grup WA ini mulai sehat, hanya berisi guyon, bercakap-cakap antar anggota dan informasi lain.
Ayo kita lawan hoax!


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: