Alumni Aksi 212 Lapor ke Komnas HAM untuk Bela HTI, HTI: HAM Merusak Islam

MusliModerat.net  - Alumni Aksi Bela Islam 212 merespons rencana pemerintah yang ingin membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia. Presidium Alumni 212 melapor ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) atas rencana pemerintah itu yang mereka nilai sebagai bentuk pelanggaran HAM.

"Kami sampaikan juga bahwa ada penambahan korban baru, yaitu apa? HTI Pembubaran HTI oleh presiden yaitu pelanggaran HAM," kata Ketua Presidium Alumni 212, Ansufri ID Sambo di Komnas HAM, Jakarta, Jumat (12/5).

Aduan atas pembubaran HTI ini, kata Sambo, masuk ke dalam laporan dugaan kriminalisasi kepada sejumlah tokoh dan ulama yang sudah pihaknya sampaikan lebih dulu ke Komnas HAM. 

Sambo menilai, langkah pembubaran sebuah organisasi kemasyarakatan (ormas), salah satunya HTI ini harus melalui proses pengadilan. 

"Jadi yang berhak membubarkan ormas itu adalah pengadilan. Jadi ini dia sudah mengadakan ancaman dan intimidasi kepada kebebasan berpendapat," tegasnya. 

Pemerintah sendiri sudah menyatakan bakal membawa pembubaran HTI ini ke pengadilan. Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan, pembubaran ormas seperti HTI memerlukan proses hukum. 

Pemerintah juga mengklaim mempunyai bukti kuat bila HTI selama ini terindikasi bertentangan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, seperti yang diatur dalam Undang-undang nomor 17 tahun 2013 tentang Ormas.

Namun, pemerintah masih enggan membeberkan secara rinci bukti-bukti HTI telah melanggar Pancasila dan UUD 1945, serta rencana mereka mengganti sistem di Indonesia dengan Khilafah.

Situs Resmi HTI: Ham Ide Bahaya dan Merusak Islam
Sudah jauh-jauh hari HTI tidak setuju adanya HAM menurutnya  HAM adalah “barang impor” dari Barat yang bertentangan secara diametral dengan akidah Islam, mayoritas agama di negara ini, masih menurut HTI di negeri ini suara sumbang HAM (Hak Asasi Manusia) dinyanyikan untuk membela kepentingan ide menyimpang sekaligus untuk menohok keagungan ajaran Islam. baca selengkapnya di situs resmi HTI: http://hizbut-tahrir.or.id/2016/02/29/hak-asasi-manusia-ham-barat-ide-berbahaya-merusak-islam/

Selain link diatas, situs HTI juga menulis dalam link https://hizbut-tahrir.or.id/2010/12/15/ham-alat-propaganda-dan-penjajahan-barat/ bahwa Hak Asasi Manusia (HAM) yang selama ini digembar-gemborkan kalangan sekular sesungguhnya bagian dari ide demokrasi yang dipropagandakan Barat sekaligus dijajakan di negeri-negeri Islam. Demokrasi sendiri didasarkan pada paham kebebasan. Ide HAM yang didasarkan pada liberalisme (kebebasan) ini berbahaya dalam beberapa aspek. Kebebasan beragama (freedom of religion), misalnya, bukanlah semata-mata ketidakbolehan memaksa seseorang untuk memeluk agama tertentu; tetapi kebebasan untuk murtad dari Islam, bahkan untuk tidak beragama sama sekali. Atas dasar kebebasan juga, keyakinan dan praktik yang menyimpang dari Islam dibiarkan

Jadi kenapa HTI harus dibela dengan alasan HAM? la wong HTI Sendiri anti HAM.

[MusliModerat]


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: