Sabtu, 15 April 2017

[Ridwan Kamil] Mengusir Muslim dari Masjid berarti Rajin Ibadah tapi Berakhlak Buruk

MusliModerat.net - Kasus pengusiran jamaah dimasjid karena Pilkada membuat Wali Kota Bandung ikut berkomentar, berikut postingan Ridwan Kamil dalam akun Facebooknya:

Menurut detik/Tempo, Di Jakarta muslim mengusir sesama muslim dari masjid karena panas pilkada. Semoga beritanya keliru. Di tempat lain, Gubernur ulama, Tuanku Guru Bajang Zainul Majdi dihina rasialis oleh sesama warga Indonesia saat mengantri di bandara Changi.

Ada yang Rajin ibadah ke masjid/gereja atau rumah ibadah lainnya ternyata tidak menjamin santun dan berahlak baik pada sesama.
Ada yang Kaya dan berpendidikan tinggi ternyata tidak menjamin santun dan berahlak baik pada sesama.
Ada yang Canggih di medsos ternyata tidak menjamin santun berbahasa dan berahlak baik kepada sesama.
Kebiasaan kasar secara verbal dibawa ke kasar secara tekstual. Tanpa rasa malu.
Ada 4 kelompok saya cermati hari ini:
A: Rajin ibadah/pintar dan Berahlak baik.
B. Rajin ibadah/pintar tapi Berahlak buruk.
C. Sudah tidak rajin ibadah/tidak pintar juga Berahlak buruk.
D. Tidak rajin ibadah/tidak pintar tapi Berahlak baik.
Saya menduga kelompok B justru dominan hari ini. Gimana?
Negeri ini sedang diuji. Kita sedang di persimpangan jalan.
Semoga budaya malu, kesantunan dan ahlakul karimah bisa menang di negeri ini. Tugas kita semua memperjuangkan kelompok tipe A. Mari terus perjuangkan. Amin Ya Allah.
Tidak setuju? Mari dialog. dialog. dialog dengan argumen. Bukan memaki dan emosi. Emosi dan memaki dengan kalimat pendek.
*Dan sudah saya duga komen2 banyak yang gak nyambung, tidak terima dan menghubung2kan ke politik. Wattawa Saubil Haq, Wattawa Saubis Sabr. Ambil baiknya saja. Jika tidak suka tidak usah dibaca apalagi dipercaya. nuhun.


Advertisement

Advertisement