Pendosa yang Diampuni Sebab Menolong Anjing

Baca Juga

memberi-minum-anjing2
MusliModerat.net - Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a yang mengatakan bahwa Rasulullah saw pernah bercerita:
Dahulu ada seorang yang tengah melakukan perjalanan, di tengah jalan dia merasa sangat haus sekali, kemudian ia mendapati sumur, lalu cepat cepat dirinya turun lantas meminum airnya. Kemudian setelah dahaganya hilang, ia keluar. Ternyata ia mendapati ada seekor anjing yang sedang menjilat-jilat, memakan rerumputan di sekitar sumur karena kehausan, orang itu pun berkata, “Anjing ini telah kehausan sama seperti ketika tadi aku merasa dahaga sekali.”
Kemudian orang tersebut turun kembali ke sumur itu lagi, lalu mengambil air dengan sepatunya. Lantas keluar sambil menggigit sepatu tadi dengan mulutnya. Setelah keluar kemudian air itu diminumkan kepada anjing tadi. Maka Allah swt berterimakasih kepadanya, dengan mengampuni dosa-dosanya.
memberi-minum-anjing3
Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah saw, apakah dengan mengurus binatang kami bisa memperoleh ganjaran?”
Beliau menjawab, “Setiap bibir yang basah ada pahalanya.”

( Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim )

menolong-anjing
(Ilustrasi; Dua anak kecil menolong seekor anjing yang jatuh ke parit. Perbuatan yang sangat mulia )

Dalam satu riwayat Bukhari disebutkan:
Rasulullah saw mengatakan, “Maka AllahSWT berterimakasih kepadanya, lalu mengampuninya dan memasukkan dirinya ke dalam syurga.”

Dalam riwayat Bukhari dan Muslim dikisahkan:
Tatkala ada seekor anjing yang berkeliling di sekitar sumur dalam kondisi hampir mati karena kehausan, ada seorang wanita pezina dari kalangan bani Israil yang melihatnya. Merasa kasihan dengan anjing tersebut, kemudian ia melepas sepatunya dan mengambil air dengan sepatunya itu. Setelah itu ia berikan kepada anjing tersebut. Maka dengan sebab itu Allah SWT mengampuni dosa-dosanya.

Catatan:
Perlu diketahui bahwa, sekalipun memberi minum anjing berpahala, bukan berarti kita dianjurkan memelihara anjing dan juga mengabaikan kesucian. Karena anjing termasuk najis mughaladzah ( najis berat ) bila terkena kulit atau kain atau lantai yang biasa digunakan manusia wajib disucikan dengan cara membasuh dengan air sebanyak 7 kali, dan salah satunya dicampur dengan tanah. Yang ditekankan di sini ialah keikhlasan dan ketulusan seseorang untuk menolong orang lain bahkan binatang sekalipun (tidak ditekankan pada anjing), yang dia sendiri tidak menyangka bahwa apa yang dilakukan itu sangat bernilai di sisi Allah. Karena sebagian orang mungkin berdalih dengan hadits ini kemudian memelihara anjing di rumahnya yang menyebabkan seluruh ruangan rumah terkena najis mughaladzah, tentunya tidak sah untuk beribadah sholat.[kisahteladan.web.id]


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: