Ketum GP Ansor: Banser Serbu Rumah Ketua FPI DKI itu Fitnah dan Adu Domba

MusliModerat.net - Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Gus Yaqut Cholil Qoumas membantah pihaknya melakukan penyerangan terhadap rumah ketua FPI DKI Jakarta. Itu hanya upaya fitnah yang dilakukan pihak tertentu agar Jakarta tidak kondusif menjelang Pilgub DKI Jakarta.

"Jadi tidak benar jika banser menyerbu. Itu fitnah dan upaya adu domba untuk membuat Jakarta tidak kondusif menghadapi Pilkada," ujar Yaqut melalui pesan WA kepada SINDOnews, Selasa (18/4/2017).

Sebelumnya tersebar berit fitnah yang isinya rumah kediaman Ketua Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta Buya Abdul Majid, yang berlokasi di Kramat Lontar, Senen, Jakarta Pusat diserang ratusan anggota yang diduga Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dan puluhan massa yang diduga kelompok Ambon.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.40 WIB, Senin 18 April 2017 malam. Menurut warga yang kebetulan berada di lokasi, kericuhan terjadi di depan kediaman Ketua FPI DKI Jakarta, Buya Abdul Majid, berawal saat datangnya ratusan massa yang diduga dari Banser dan kelompok Ambon tiba-tiba menyeruduk rumah yang beralamat di Keramat Lontar, Senen, Jakarta Pusat.



Disunting dari Sindonews


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: