Wahai Kaum FPI Lampung, Berhentilah Menistakan Ulama NU !!

;
MusliModerat.net – Lihatlah (gambar) apa yang mereka lakukan terhadap Kyai Ishom. Dengan seenak jidatnya mereka mengklaim "umat islam" memboikot Kyai Ishom karena menyampaikan tafsir yang sebenarnya..
Padahal,sebelumnya golongan mereka jugalah yang menuduh golongan lain mengkriminalisasi ulama dan menentang para kyai. Namun kini Tuhan telah menunjukkan, siapa sebenarnya yang mengintimidasi dan melawan kyai.
Banyak fenomena dan fakta kehidupan di dunia ini, namun kadang jarang ada yang mau memgambil hikmahnya. Semua itu tentu karena ada kebencian dalam dada dan hati mereka.
Lihatlah akhlaq dan perilaku mereka pun tak lagi mencerminkan seperti pakaian yang digunakan. Mereka memakai gamis putih, peci putih, semua melambangkan kesucian, namun mengapa akhlaq dan perilaku mereka bar-bar? Apakah cara seperti itu yang diajarkan oleh Islam? Tentu tidak!
Sedikitpun mereka tak bisa menerima perbedaan pendapat, meskipun perbedaan itu berasal dari saudara seiman. Jika yang seiman saja dilawan dan ditentang dengan cara aksi-aksi murahan, lantas bagaimana jika ada perbedaan pendapat yang berasal dari saudara lain yang beda iman?
Islam tak ajarkan demo, kalian demo!
Islam tak ajarkan intimidasi Ulama, kalian mengintimidasi!
Islam tak mengajarkan memaksa, kalian memaksa!
Lalu mengapa kalian menyuruh orang lain taubat? taubatlah dulu

Lasykar FPI yang mengatasnamakan Solidaritas Muslim Lampung (SML) demo tuntut pemecatan Kiai Ahmad Ishomuddin dari IAIN Raden Intan II Lampung di Tugu Adipura, Bandar Lampung Jumat (24.3/17), pukul 14.00. Mereka menyesalkan keberpihakan Kiai  Ahmad Ashomuddin sebagai saksi ahli pada sidang ke-15 penistaan agama Selasa (21/3/17).
SML merupakan lasykar FPI dan membuat kelompok-kelompok biar terlihat banyak seperti Ikatan Keluarga Alumni IAIN Raden Intan II Lampung, Hidayatulloh, Majelis Ulama Indonesia Lampung, Front Pembela Islam Bandar Lampung, Perguruan Paku Banten, Laskar Merah Putih, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI Lampung dan lainnya. 

IMG-20170324-WA0068
Sebuah spaduk ukuran lebar digelar para pengunjuk rasa. Isi tulisan spanduk: Pecat Isomuddin (dok)

Spanduk besar berisi tuntutan peserta aksi dibentangkan para peserta demo. Salah satu spanduk besar dan mencolok dari IKA IAIN Raden Intan II bertuliskan warna merah : “Pecat Ishomuddin”. Bahkan, ada kiriman papan nama tuntutan pemecatan terhadap Ishomuddin dari Lampung Tengah di lokasi demo.
“Dia tidak pantas menjadi bagian dari keluarga IAIN Raden Intan lagi karena sudah mempermalukan kami sebagai sesama alumni,” ujar Ahmad Rusdi, salah satu dari koordinator aksi saat orasi bersama Ketua Forum Umat Islam (FUI) Amir Faisal Sanjaya, Najih Mustofa, dan Hermawan.

IMG-20170324-WA0072
Mantan anggota DPRD Bandar lampung Ahmad Rusdi  ikut naik ke atas meja ikut berorasi

Ustad Hilmudin LC pada orasinya sepakat Ahmad Ishomuddin dipecat dari IAIN Raden Intan II Lampung. “Sekarang kita sudah tau siapa itu Ishomuddin, masyarakat, MUI, IAIN Raden Intan jangan sampai tertipu. Kita tolak keberadaanya sebagai pendakwah,” kata salah seorang orator aksi yang mewakili ulama.
Spanduk besar bertuliskan : Umat Islam memboikot Ishomuddin karena telah membela penista agama dan melukai hati umat Islam. Segeralah bertobat dan minta maaf.’ Peserta aksi wanita mengusung tulisan : Para insan pers kami berterimakasih bila kelak Ishomuddin terusir dari Lampung.
Spanduk lain bertuliskan : usir Ishomuddin, Lampung antipenista agama; kami umat muslim Provinsi Lampung tolak kepakaran Ishomuddlin.Dia tidak berhak menyatakan QS Al Maidah51 tidak relevan lagi.”Al Quran berlaki sepanjang masa, kata Amir Faisal Sanjaya.

IMG-20170324-WA0100
Dari komunitas Muslim Lampung Utara, tanpak mengirim karang bungi yang isinya juga masih keberatan mereka jika Ishomuddin dijadikan alat bukti pembenaran

‘IKA IAIN Raden Intan II Lampung juga mendukung pemecatan Ishomudin dari MUI Lampung. Laskar Merah Putih mengancam akan kerahkan massa lebih banyak jika tuntutan SML tak diakomodasi pihak kampus.
Masih banyak orasi senada antara lain oleh Ketua GNPF MUI Lampung Dr. KH Buchori Somad, Ustad Imam Asrofi, Arif Hidayah, tokoh Banten Jazuli Isa, Sekretaris IKA IAIN Raden Intan II Heri C Burmelli, dan lainnya.
Bukhori menyatakan akan memboikot semua bentuk aktivitas Kiai Ahmad Ishomuddin. Berdasarkan hasil rapat pengurus Masjid Al Muslimin, Ahmad Ashoruddin kemungkinan tidak lagi sebagai pemateri di masjid tersebut,” ujar pengurus masjid Ustadz Tirmidzi yang juga Imam masjid tersebut.

IMG-20170324-WA0102
Selain spanduk, juga yang memba pampletPutih warna hitan *KNI)

Wahai kaum FPI Lampung!! berhentilah mengintimidasi Ulama, berhentilah menghujat ulama, berhentlah menistakan ulama!!

[MusliModerat]


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: