Raja Salman Tanyakan Cucu Soekarno, bukan Imam Besar

;
MusliModerat.net - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia Rabu (1/3/2017) menjadi pelepas rindu pada sosok Presiden Soekarno.
Raja Salman berusia 19 tahun saat mendampingi ayahnya, Raja Saud, menyambut Presiden Soekarno dan rombongan saat melakukan ibadah Haji.
Bahkan ketika itu Raja Salman sangat terkesan dengan Soekarno setelah berbincang langsungnya.
Maka setelah diterima Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Jawa Barat, dan diperkenalkan pada jajaran menterinya, Raja Salman bertanya,''Mana cucu Soekarno?"
Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz. (ISTIMEWA)
Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz. (ISTIMEWA) (ISTIMEWA)
Tak lama, Presiden memanggil Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani. "Ini cucu Soekarno," kata Presiden.
Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al Saud (kiri) didampingi Presiden Joko Widodo berbincang dengan Menko PMK Puan Maharani (kanan) di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/3/2017). Raja Arab Saudi tersebut menyatakan kekagumannya kepada sosok Bung Karno saat berbincang dengan Puan yang sempat dipanggilnya langsung dalam upacara kenegaraan penyambutan Raja Salman. TRIBUNNEWS/HO
Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al Saud (kiri) didampingi Presiden Joko Widodo berbincang dengan Menko PMK Puan Maharani (kanan) di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/3/2017). Raja Arab Saudi tersebut menyatakan kekagumannya kepada sosok Bung Karno saat berbincang dengan Puan yang sempat dipanggilnya langsung dalam upacara kenegaraan penyambutan Raja Salman. TRIBUNNEWS/HO (TRIBUN/HO)
Raja Salman kemudian menceritakan hal yang paling diingat dari sosok Soekarno.
Menurut Raja Salman, Soekarno selalu menyapa siapa pun dengan panggilan "saudara-saudara".
"Saya ingat sekali dengan Presiden Soekarno, selalu mengatakan, 'Saudara-saudara'. Ini yang saya ingat di sini," ucap Raja Salman.
Puan yang mengenakan kerudung hitam tampak mengangguk-anggukkan kepalanya.
Menurut Puan seperti dilangsir kumparan.com, Raja Salman sangat bahagia bisa bertemu cucu Soekarno.
"Saat ini (Raja Salman, -red) bahagia bisa bertemu dengan cucu Soekarno," ungkap Puan.
Raja Saud menyambut Presiden Soekarno pada 1955
Raja Saud menyambut Presiden Soekarno pada 1955 (kingsaud.org)
Dalam buku itu disebut Raja Saud memberi cinderamata sehelai potongan kiswah (kain penutup Kabah dibikin dari tenunan kain sutera berhiaskan kaligrafi terbuat dari 120 kilogram emas murni dan berpuluh-puluh kilogram perak).
Disebutkan juga di Madinah, rombongan Soekarno juga diberi kehormatan untuk melakukan upacara inagurasi menandai selesainya pemugaran Masjid Rasullah Nabawi yang telah dimulai sejak Raja Saud bertahta pada 1953.
Pohon Soekarno
Selain itu, bukti keakraban Soekarno-Raja Arab Saudi juga ditandainya dengan adanya pohon Soekarno di Padang Arafah.
Dilansir dari Kompas.com, penanaman 'Pohon Soekarno' di padang seluas 1.250 hektare tersebut merupakan bentuk penghargaan Pemerintah Arab Saudi atas gagasan Bung Karno yang berhasil menghijaukan Padang Arafah.
Pohon di Padang Arafah, Makkah
Pohon di Padang Arafah, Makkah (ist)
Pohon tersebut langsung dibawa dari Indonesia beserta tanah subur dari Thailand.
Perawatannya tak boleh sembarangan, di bawah tanah tersebut ditanam juga pipa untuk mengalirkan air keran.
Upaya tersebut membuahkan hasil, bahkan hingga kini pohon Soekarno di Padang Arafah tumbuh subur rindang.
Bagi jamaah yang mencabut atau mematahkan ranting pohon Soekarno pun dikenakan denda.
Pemberlakuan ini semata-mata agar 'Pohon Soekarno' tetap hidup dan bisa jadi tempat berteduh para jamaah haji saat beribadah. (Kompas.com/TribunWow.com/Lolita Valda Claudia)


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: