Jumat, 17 Maret 2017

Presiden Jokowi akan Resmikan Tugu Titik Nol Islam Nusantara

MusliModerat.net - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diundang untuk menghadiri Silaturahmi Nasional (Silatnas) Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI). Lawatan tersebut sekaligus meresmikan titik nol prasasti awal mula Islam di Nusantara yang akan digelar di Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Sabtu-Ahad (24-25/3) mendatang.

“Insyaallah, (beliau) bersedia hadir, dan menginap nanti di pesantren di sana, Pondok Pesantren Musthafawiyah, di Mandailing Natal,” kata Ketua JBMI, KH Ali Akbar Marbun usai bersama jajaran pengurus JBMI diterima oleh Presiden Jokowi, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (15/3) siang seperti dilansir laman resmi Sekretariat Kabinet RI, setkab.go.id.

Sebelumnya Ketua DPP JBMI, Albiner Sitompul, dalam laporannya saat bertemu Presiden Jokowi mengatakan, Silaturahmi Nasional di Kabupaten Mandailing Natal itu, dirangkaikan dengan kegiatan peresmian Titik Nol Tugu Islam Indonesia yang saat ini dalam pandangan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) disebut Titik Nol Nusantara.

“Konsep yang kami kembangkan, yang kami bawa adalah sesuai dengan tema, Indonesia Martangiang, artinya berdoa, dalam kesepakatan terhadap perbedaan, kebersamaan, persaudaraan, menuju Indonesia Gemilang,” jelas Albiner.

Sementara saat ditanya wartawan usai pertemuan, Ketua JBMI KH Ali Akbar Marbun mengemukakan, nantinya Presiden akan meletakkan titik nol, prasasti awal mula Islam di Nusantara, yaitu di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.

“Jadi beliau (untuk meresmikan, red), dan nanti ke Pondok Pesantren Musthafawiyah bermalam di sana. Insyaallah salah satu pesantren terbesar dan tertua di Sumatera Utara, muridnya sekitar 12.000,” jelas KH Ali Akbar Marbun yang juga salah seorang Rais Syuriyah PBNU itu.

Saat menerima pengurus JBMI itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno. (Setkab)
Advertisement

Advertisement