Sabtu, 11 Maret 2017

Muhammadiyah dan Banser Sidoarjo Bersatu Rebut Masjid Muhammadiyah yang Diambil Wahabi

ilustrasi

MusliModerat.net - Menyikapi agenda acara gerakan subuh berjamaah yang menghadirkan dai wahabi Ust. Syafiq Basalamah pada tanggal 12 Maret 2017 yang akan diadakan di Masjid Al-Firdaus Pepelegi Waru Sidoarjo.  
Agar tidak terjadi gejolak yang tidak diinginkan di tengah masyarakat. Jajaran GP. Ansor Waru gerak cepat melakukan koordinasi dengan aparat dan instansi yang berwenang. 
Pada tanggal 07 Maret 2017 GP. Ansor diundang pertemuan oleh Pemdes Pepelegi yang dihadiri oleh KUA, Polsek, Panitia dan Ta'mir Masjid Al Firdaus beserta Tokoh Masyarakat Pepelegi. Dalam pertemuan itu ditegaskan bahwa acara di Masjid Al Firdaus DITIADAKAN (DIBATALKAN) oleh pihak Tamir & Panitia, ujar M. Sukron Ali selaku Ketua Ancab Ansor Waru
 

Ditolak di Pepelegi, kelompok sekte wahabi merencanakan pindah tempat di Perumahan Griyo Mapan, tetapi keburu disemprit oleh pihak aparat.
 
Saat ini kawasan Sidoarjo menjadi target operasi kelompok wahabi. Diperoleh kabar bahwa di lingkar timur sidoarjo juga terjadi aksi serupa. Di daerah itu para pemuda muhamadiyah geram dikarenakan masjid milik Muhamdiyah sekarang telah dikuasai oleh kelompok wahabi. Malam ini juga mereka merapat ke Kantor GP. Ansor Sidoarjo untuk menentukan langkah-langkah merebut kembali.
 

GP. Ansor bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Waru telah sepakat untuk mewaspadai terhadap segala hal yang dapat menimbulken gejolak sosial keagamaan..                        

Hasil kesepakatan akan direkomendasikan ke pihak kecamatan untuk disebarluaskan ke seluruh tempat ibadah. Semua elemen masyarkat kita dorong untuk ikut berperan aktif menjaga suasana kondusif di Kecamatan Waru. Dan kami siap mengawalnya. (sukron/buchin/gilang).
sumber : kopasus.sarkub
Advertisement

Advertisement