Menghidupkan NU Sama dengan Menghidupkan Agama Allah

;
MusliModerat.net - Menghidupkan Nahdlatul Ulama sama dengan menghidupkan agama. Begitu juga dengan menghidupkan banom NU semisal Gerakan Pemuda Ansor. Karena inti dari perjuangan di NU maupun GP Ansor sama dengan menegakkan Agama, bahkan sangat riil. NU menjadikan pedoman Islam Ahlusunah wal Jama'ah karena merupakan amanat dari para ulama atau kiai, titipan para wali, dan wasiat dari Kanjeng Nabi Muhammad SAW.

Demikian disampaikan pengasuh Pondok Pesantren Nadlatul Ummah-Buntet-Cirebon DR KH Muhammad Abbas Billy Yachsi Fuad Hasyim saat mengisi Ansor Bershalawat PAC Ansor Ketanggungan, Selasa (28/3) lalu.

Pada taushiyahnya, Kang Babbas, sapaan akrabnya, berpesan agar para pengurus yang telah dilantik segera membangkitkan ranting-ranting. “Bai'at bukanlah janji kosong, namun juga harus dipertanggungjawabkan kepada anggota dan Allah SWT untuk menegakkan Islam .

“Dengan menghidupkan Ansor, menghidupkan NU, kalian sama halnya menghidupkan agamanya Allah. Jangan ragu ikut NU. Jangan ragu berjuang membesarkan NU," ajak Kang Babbas dengan lantang.

Ketua Panitia Ahmad Fauzan El Azizi mengatakan, Ansor Bersholawat merupakan agar Ansor makin dikenal masyarakat dan dicintai masyarakat. Di Brebes, pada umumnya Nahdliyin kultural secara amaliyah, namun kurang paham apa itu Ansor dan Banser. Untuk itu, Ansor harus merangkul masyarakat dalam berbagai kegiatan, dan peduli pada masyarakat.

Ansor Bersholawat yang dimeriahkan group hadrah Al-Munsyidin dari Kota Pekalongan itu sekaligus pelantikan Pengurus PAC GP Ansor Ketanggungan masa khidmah 2017-2019, pelantikan Pengurus Pimpinan Ranting Fatayat NU Desa Kubangsari dan peresmian mushala Babussalam Desa Kubangsari, Kecamatan Ketanggungan Brebes.

Pelantikan Pengurus PAC Ansor Ketanggungan dilakukan Ketua PC Ansor Brebes Ahmad Munsip Maksudi. Mereka yang dilantik antara lain Ketua Arif Rahman, Slamet dan Bendahara Misbahudin.

Ahmad Munsip berpesan agar jajaran pengurus yang dilantik bisa mengemban amanah organisasi, mampu mengembangkan kader, dan jangan tunggu waktu untuk bergerak. “Bergeraklah, kalau bisa lari mengapa kita hanya terdiam,” pesannya. (Wasdiun/Abdullah Alawi/NU Online)


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: