Kiai Ishomuddin, Semakin Dicaci Semakin banyak yang Mencintai

;
MusliModerat.net - Permata itu semakin digosok semakin berkilap. Ketika Kiai Ishomuddin dikritik dan dicaci kanan kiri, malah banyak orang yang penasaran dengan sosoknya. Bukannya malah luntur dan negatif, malah "testimoni" kepakaran dan ketawadhuan tentang sosoknya bermunculan, dishare ribuan, dukungan masif mengalir dari para intelektual. Meski tetap ada yang mengkritiknya dalam koridor ilmu, kebanyakan tidak, ala curhat modal emosi, bahas apa, kritiknya apa, ngalor ngidul. Lebih koplaknya lagi dibentur benturkan dengan KH Ma'ruf Amin soal etika. Padahal sudah dijelaskan berkali-kali oleh Kiai Ishom, murni perbedaan pendapat, hal yang sangat biasa di NU. Kiai Ishom tetap menghormati Kiai Ma'ruf.

Seperti biasa akan banyak yang salah paham, tuduh sana sini, pro kafir lah, ulama su'. Ah sudahlah....Gus Dur juga dulu dicaci maki bahkan oleh sesama NU, tapi jika mereka diam sejenak, dan merenungi apa sebenarnya yg Gus Dur perjuangkan, tak akan ada cacian berlebihan itu. Bahkan lucunya Gus Dur dulu dikesankan tidak pro mayoritas Muslim, sesat, liberal, padahal justru saat Gus Dur membela dan menghormati minoritas, di situlah Gus Dur sebenarnya "membela" Islam dengan sebenar-benarnya dalam hal kemanusiaan. Pola pikir semacam ini akan susah dipahami bagi yang berpikirnya sebatas "what" bukan "how" dan "why" meski gelar sudah bejibun.

Permata ya permata, sedangkan akik kw terlihat indah, terlihat hebat dari luar padahal dari dekat, terlihat jelas kualitas bacaan, wawasan dan jam terbang keilmuwannya.
Kiai Ahmad Ishomuddin, tetap tersenyum Kiai, saya memahami kegregetan Njenengan melihat kondisi saat ini dan menjadi korban plintiran. saya dan banyak orang yang memahamimu mendukung dengan doa meski mereka tak se vokal yang mencibirmu... Biarlah hanya Allah Yang Maha Mengetahui hati, iman dan niat kita.
Bagi kita dibenci dan dipuji sudah tidak berpengaruh. Biarlah kita sibuk menambah ilmu, meski mereka sibuk mencibir. Biarlah kita memilih dibenci daripada melihat saudara Muslim kita mudah membenci.

Oleh: Mahbub Hefdzil Akbar


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: