Kamis, 16 Maret 2017

Dimanapun anda Berada, Mari Shalat Ghaib dan Tahlil untuk KH Hasyim Muzadi

MusliModerat.net - Terkait wafatnya, Ketua Umum PBNU periode 1999-2009 KH Hasyim Muzadi (72), PBNU menginstruksikan kepada seluruh Nahdliyin, pengurus NU, lembaga, dan badan otonom untuk melaksnakan shalat ghaib dan tahlil bagi Kiai Hasyim. 

Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Keterangan Nomor 1252/B.IV.07/03/2017 yang diterbitkan Kamis, 16 Maret 2017. Surat tersebut ditandatangani oleh Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin, Katib Aam KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum KH Said Aqil Siroj, dan Sekjen HA. Helmy Faishal Zaini.

“Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya KH Hasyim Muzadi. Berkaitan dengan wafatnya KH Hasyim Muzadi tersebut, PBNU menginstruksikan kepada seluruh Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama serta seluruh warga NU se-Indonesia agar menyelenggarakan Shalat Ghaib dan Tahlil ditujukan untuk Alamarhum,” demikian keterangan surat instruksi itu.

KH Hasyim Muzadi sekitar pukul 06.25 WIB di kediamannya komplek Pesantren Al-Hikam Malang, Jawa Timur. Kiai sepuh yang lahir di Bangilan, Tuban, 8 Agustus 1944 ini meninggalkan seorang istri, Nyai Hj Mutamimah dan 6 orang anak.

Jenazah Pendiri International Conference of Islamic Scholars (ICIS) ini rencana akan dimakamkan di Pesantren Al-Hikam Depok, Jawa Barat sore. Saat ini jenazah masih di rumah duka di Pesantren Al-Hikam Malang. Kemudian akan diberangkatkan ke Depok sekitar pukul 13.00 WIB siang ini.

Hingga saat ini, ribuan pelayat dari berbagai daerah terus berdatangan di komplek Pesantren Al-Hikam Malang. Mereka menyolati jenazah sekaligus mendoakan kiai sepuh yang dikenal memiliki perhatian luas soal kebangsaan dan moderasi Islam hingga ke tingkat dunia ini. 

Sejumlah ulama, kiai, aktivis, dan pejabat pemerintah dipastikan hadir di pemakaman Kia Hasyim yang rencananya akan dipimpin langsung oleh Wakil Presiden RI HM. Jusuf Kalla di Pesantren Al-Hikam Depok.(Fathoni)
Advertisement

Advertisement