Rabu, 01 Maret 2017

Spanduk Tolak Shalati Jenazah, LDNU: Inilah Penistaan Agama yang Sebenarnya

MusliModerat.net - Wakil Sekretaris Lembaga Dakwah (LD) PBNU M. Imaduddin ikut angkat suara terkaitm araknya masjid di DKI Jakarta yang memasang spanduk dan banner tidak akan mengurus dan men-shalati jenazah pendukung Ahok.
Munurut Imaduddin, beredarnya BC di Media sosial dan forum chat yang menegaskan bahwa pendukung Ahok adalah munafik yang mengarah pada kafir. Hal ini merupakan indikasi dari politisasi agama yang semakin kuat.
“Ketika agama sudah masuk ke dalam politik kekuasaan maka agama telah menjadi komoditas yang seenaknya dijual-belikan untuk kepentingan politik. Inilah menurut saya penistaan agama yang sebenarnya,” jelas Gus Imad, sapaan Imanuddin seperti disampaikan pada wartawan, Jakarta, Ahad (26/2/2017).
Penafsiran ayat Al Quran, lanjutnya, secara serampangan dan mengaitkannya dengan konteks pilgub menandakan kurangnya ilmu. Akibatnya bisa mengarah pada takfir (pengkafiran yang membabi-buta).
“Sedangkan faham ahlussunah wal jama’ah tidak mengkafirkan atau menuduh munafiq seorang muslim selama dia syahadat. Imam Syafii berkata: “Kami menghukumi lahiriah, sedangkan batiniah seseorang hanyalah Allah yang mengetahui,” ujarnya.
Advertisement

Advertisement