SMPNU Sunan Kalijaga Adiwerna Wajibkan Siswa Buka Situs NU Online, Kapan yang Lain Menyusul?

SMPNU Sunan Kalijaga Adiwerna Wajibkan Siswa Buka Situs NU Online, Kapan yang Lain Menyusul
MusliModerat.net - Kepala SMP NU Sunan Kalijaga Adiwerna, Kabupaten Tegal Ripai mewajibkan siswanya membuka Situs Resmi Nahdlatul Ulama, NU Online. Kata dia, belajar ke-NU-an belum lengkap tanpa membuka situs NU Online. Disamping itu, untuk menghindari berita-berita hoak dan terhindar dari paham radikalisme.

Demikian disampaikan Kepala SMP NU Sunan Kalijaga Adiwerna Ripai saat berbincang dengan NU Online di ruang kerjanya, Senin (5/2).

Sekolah yang terletak di Jalan Raya Pedeslohor Km 5 Adiwerna Kabupaten Tegal, memiliki  457 siswa. Mereka diwajibkan membuka situs NU Online terutama saat pelajaran teknik informatika (TIK) dan ketika dirumah ataupun saat kegiatan ekstra kurikuler. “Kalau saat pembelajaran, anak-anak tidak diperbolehkan membawa handphone,” terangnya. 

Menurutnya, situs resmi PBNU terus dipandang cukup memberikan pemahaman tentang NU karena lengkap dan memberi pencerahan kepada para siswa. “Kepada guru, setiap hari mengingatkan agar anak-anak tidak lupa membuka NU Online,” ungkap Ripai yang juga Ketua Pokja SMP Ma'arif Kabupaten Tegal.

Dia juga berencana akan mengadakan pelatihan jurnalistik bagi siswa. Setidaknya anak-anak bisa mengisi majalah dinding ataupun mengirimkan artikel ke NU Online dan media lainnya.

Sekolah yang memiliki visi mewujudkan insan yang cerdas, trampil, berahlakul karimah, dan berdasar aswaja memiliki 12 rombongan belajar dengan bimbingan 26 Guru dan karyawan.

Selain membuka situs NU Online, sambungnya, sebagai pembiasaan anak-anak membiasakan diri tadarus Al Quran selama 15 menit di ruang kelas masing-masing. Sebagai penanggung jawab, guru mata pelajaran jam pertama. 

Ripai menjelaskan, ketika berlangsung upacara bendera wajib menyanyinyakan lagu Mars Maarif NU yang tentunya tidak meninggalkan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. 

Untuk menggairahkan semangat ke-NU-an, sekolah yang memiliki tanah seluas 6000 meter persegi dengan luas bangunan 3000 meter persegi tersebut setiap awal semester menggelar ziarah Walisongo. Ditempat itulah para siswa belajar tanpa jemu sebagai generasi NU. 

Prestasi akademik pernah meraih NEM tertinggi tingkat Kabupaten Tegal kategori sekolah swasta pada tahun pelajaran 2010/2011. Di bidang Non Akademik, pencak silat Pagar Nusa pernah meraih juara eks Karesidenan Pekalongan dan ketika berlangsung Perkemahan Penggalang Ma'arif NU Nasional (Pergamanas 2015), siswanya meraih juara 1 Karya Tulis Ilmiah.  

Dalam catatan sejarah, SMP Maarif berdiri pada 31 Desember 2003 dengan jumlah siswa perdana sebanyak 52 orang padahal sekolah ini satu paket lengkap denan Lab IPA dan perpustakaan. Meski demikian, sekolah ini dipandang sebagai Unit Sekolah Baru (USB) terbaik se Jawa Tengah. Sehingga Gubernur Jawa Tengah H Suwardi saat itu langsung meresmikan berdirinya sekolah milik MWCNU Adiwerna. 

Saat ini memiliki fasilitas sudah terpenuhi semua termasuk mendapatkan hati di masyarakat Kabupaten Tegal dan Kabupaten Brebes. “Kebetulan sekolah kami terletak diperbatasan Tegal Brebes, jadi banyak juga anak anak Brebes yang sekolah di sini. Setiap pelepasan siswa, Bupati Brebes kami undang terus meskipun hanya mengirimkan perwakilannya,” pungkasnya. (Wasdiun/Fathoni/NU Online)


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: