Senin, 06 Februari 2017

Rais Aam PBNU Sudah Memaafkan, Gus Ipul: GP Ansor tidak Usah Demo

MusliModerat.net -  Wagub Jatim sekaligus Ketua PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta warga NU saatnya untuk tenang terkait dinamika politik yang terjadi menjelang pilkada DKI Jakarta pada 15 Februari 2017.

"Ada dinamika di Jakarta, semua pihak sudah pada titik beradu argumentasi dan perdebatan sudah dilakukan. Rois Aam PBNU Kiai Ma'ruf Amin sudah memaafkan (Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok). Kini saatnya warga NU khususnya di Jakarta dan daerah lainnya untuk tenang dan beri kesempatan warga Jakarta untuk berdemokrasi," kata Gus Ipul kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (6/2/2017) petang.

Gus Ipul tidak menginginkan NU terseret ke dalam pusaran politik praktisnyang tidak semestinya. Keluarga besar NU akan memberikan dukungan kepada pemerintah untuk menciptakan suasana yang kondusif.

"Rois Aam PBNU sudah memaafkan dan beliau telah meminta masyarakat NU tenang. Jangan sampai NU terjebak masuk politik praktis. Saya juga dengar adik-adik dan sahabat GP Ansor akan demo di posko pemenangan Ahok. Ini bukan waktu yang tepat untuk demonstrasi dan hendaknya diurungkan niatnya. Saya sudah telpon Ketua Umum PP GP Ansor," tukas Gus Ipul yang pernah menjadi Ketum PP GP Ansor dua periode ini.

Dia menegaskan, ada saatnya kader GP Ansor untuk turun dan ada saatnya untuk diam. "GP Ansor jangan masuki ranah yang malah buat perpecahan sesama anak bangsa. Para warga NU bisa pilih cagub sesuai hati nurani masing-masing. Untuk urusan politik serahkan ke parpol. NU dan GP Ansor sebaiknya jangan ikut-ikut melakukan aksi apapun, agar tidak dianggap mendukung calon tertentu dan terseret politik praktis. Jadilah Umattan Wasathon," pungkasnya. (tok/kun/jawa pos
Advertisement

Advertisement