Rabu, 22 Februari 2017

HTI Sumenep akan Gelar Acara di Kantor Kemenag, GP Ansor: Tolak!

MusliModerat.net - Ketua Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Kabupaten Sumenep, M Muhri, menegaskan, bahwa, seluruh anggota GP Ansor Sumenep berkewajiban menjaga keutuhan  Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dengan demikian, segala bentuk kegiatan Ormas anti-Pancasila, tidak boleh ada di bumi Sumenep.
“Saya tegaskan, bahwa, Ormas apa pun, sepanjang bertentangan dengan Pancasila, NKRI,  kami (GP Ansor red.)  akan tolak. Di Sumenep tidak boleh ada Ormas anti-Pancasila,” demikian disampaikan M Muhri, Ketua PC GP Ansor Sumenep kepada duta.co, Rabu (22/02/2017).
Sebagaimana ramai diberitakan sosial media, bahwa, HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) Kabupaten Sumenep akan menggelar acara Training Remaja Muslim bertajuk Be a Great  Leader‘n Personality dan Talk Show Inspiratif: Remaja Smart, Remaja Anti Gaul Bebas yang akan diadakan Ahad, (26/02/2017) di Aula Kantor Kemenag Sumenep.
Menanggapi hal ini, M Muhri berharap agar Kemenag mengkaji ulang, karena sebagaimana kita tahu, bahwa, HTI adalah Ormas yang anti-Pancasila. “Sudah jelas seperti itu, saya berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama Kabupaten Sumenep membatalkan acara tersebut,” tegasnya.
Sebagaimana permohonan HTI melalui surat Nomor 21/HTI Sumenep/B/2/2017 kepada Kepala Sekolah agar mengirimkan delegasi (perwakilan) siswa/i-nya untuk mengikuti acara tersebut, dan mengumumkan kepada seluruh siswa agar ikut, karena acara ini bersifat terbuka untuk umum. Surat tertanggal 20 Februari itu diteken Faruq Hidayatullah, SPd, Lembaga Dakwah Sekolah (LDS) HTI Sumenep.
Menurut Muhri, Republik Indonesia saat ini sedang menghadapi persoalan serius, yakni maraknya gerakan yang ingin mengubah sistem demokrasi Pancasila dengan sistem khilafah. Gerakan mereka sekarang ini, semakin leluasa. Apalagi faktanya, tidak sedikit pejabat pemerintah yang, boleh jadi karena tidak paham, sehingga justru memberikan kesempatan kepada mereka.
“Karenanya, GP Ansor tidak boleh lengah. Kabupaten Sumenep harus bersih dari gerakan Ormas Anti-Pancasila, apa pun organisasinya. Kalau mereka anti-Pancasila kita tolak, kita lawan. Mereka akan berhadapan dengan Ansor,” jelasnya. (mky/duta.co)
Advertisement

Advertisement