Rahasia Para Kiai Salaf Menikahi Jandanya Kiai Lain

Rahasia Para Kiai Salaf Menikahi Jandanya Kiai Lain
MusliModerat.net - Syekh Ihsan Jampes, pengarang Kitab Sirojuth tholibin, syarh Minhajul Abidin Lil Ghozali, pernah menikahi dengan beberapa nyai, seperti Nyai Masruroh dan Nyai Rodliyah. Namun pernikahan dengan keduanya berujung perceraian.
Dalam kurun waktu yang tidak saya ketahui, lalu janda Nyai Masruroh dinikahi oleh Hadratusy Syekh Hasyim Asy'ari, pendiri NU. Sedangkan janda Nyai Rodliyah lalu dinikahi oleh KH. Jazuli Usman, pendiri PP. Al-fallah Ploso.

Syekh Nawawi Al-bantani yang merupakan guru para kyai pendiri NU pernah menikah dengan Nyai Hamdanah. Syaikh Nawawi wafat mendahului istrinya, dan tentu menjandalah Nyai Hamdanah. Lalu janda Nyai Hamdanah dinikahi oleh KH. Raden Asnawi yang merupakan Mustasyar Petama NU generasi awal yang juga murid dari Syekh Nawawi.
Mbah Hasan Mangli yang merupakan Mursyid TQN terkenal waliyyulloh dari Magelang pernah menikah dengan Nyai Nurul Kholidiyah, lalu Mbah Mangli wafat dan menjandalah nyainya. Setelah itu, janda Nyai Nurul Kholidiyah dinikahi oleh Mbah Sonhaji, beliau juga Mursyid TQN dari Kebumen, guru spritual Gus Dur, salah satu dari 5 Kyai sepuhnya yang mesti disendiko-dawuhi Gus Dur.

Menurut Dr. Zainul Milal Bizawie, jejaring jalur sanad dan atau dengan nasab tersebut berlangsung secara alami yang terbukti cukup efektif dalam meneruskan transmisi keilmuan dan otoritas keagamaan. Sanad dan dengan nasab tersebut menjadi penjaga utama transmisi keilmuan dan otoritas keagamaan yang mentransmisikan ilmu ilmu fiqih, ilmu alat, ilmu falak, dan hadits, hingga ilmu kanuragan serta mengembangkan tradisi lisan, tahfid dan tarekat.
Menurut saya, pernikahan para kiai dengan para janda nya kiai sebagaimana saya gambarkan di atas, itu juga merupakan bagian dari proses transmisi keilmuan para kiai di atas. Tidak mungkin para kiai di atas menikahi jandanya kiai itu semata-mata hanya pilihan pernikahan saja. Saya berfikir beliau-beliau menikahi para jandanya kiai itu juga memiliki tujuan supaya keilmuan para kiai yang merupakan mantan suami dari nyai yang dinikahi kiai setelahnya, ju bisa diturunkan melalui janda yang dinikahi.

Jandanya kiai juga dinikahi kiai. Itulah simpul jejaring ulama Jawa melalui jalur menikah jandanya ulama yang lain.
Kalau kamu ingin kaya, nikahlah dengan jandanya orang kaya. Wekekek.
Selamat sore, menjelang malam jum'at para janda muda Nusantara.[Kang Mang Li]


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: