Putri Bung Karno minta "Imam Besar" Belajar Kepada KH Said Aqil Siradj

Baca Juga

MusliModerat.net - Tidak santun, kerap melontarkan kata-kata kasar, hingga tak berakhlak menjadi ciri khas yang dimiliki Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab. Pernyataan itu disampaikan oleh Putri Proklamator RI, Sukmawati Soekarnoputri.

Karena itu, Sukma begitu ia akrab disapa, meminta agar Habib Rizieq belajar dari Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj. Pasalnya ia menilai, Said Aqil merupakan salah satu sosok ulama yang santun.
Sukma pun tak heran jika banyak laporan terhadap pentolan FPI tersebut. Ia melihat banyak pihak yang merasa tersakiti dengan ucapan Habib Rizieq.

"Yang ganggu, yang menyebar benci siapa? Kan mereka, kan dia (H Rizieq)," tegas Sukma, Senin (23/1), di Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
"Dengan mulutnya yang 'kasar' dan 'tidak berakhlak' harus diberi pelajaran supaya bisa bermusyawarah, protes, dan kritik," imbuh Sukma.
Diberitakan sebelumnya, Sukma menanggapi alibi dari H Rizieq yang menyebut bahwa perkataan soal 'pancagila' adalah bagian dari sosialisasi tesis H Rizieq yang berjudul 'Pengaruh Pancasila terhadap Penerapan Syariat Islam di Indonesia'.
"Tentang pancagila. Saya kaget melihat video itu. Dia nggak bisa berkelit, itu suara dia, kata-katanya jelas," tutur Sukma, Jumat (13/1), di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Bandung.
Menurut Sukma, kalimat yang dilontarkan oleh H Rizieq itu sangat tidak berakhlak. "Kata-kata dia yang nggak berakhlak," imbuh sukmawati.


Penulis:Christophorus Aji Saputro/jitu

Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: