Hasut Massa, Kelompok Radikal Catut Nama Pengasuh Pesantren Panyeppen Madura

Hasut Massa, Kelompok Radikal Catut Nama Pengasuh Pesantren Panyeppen Madura
MusliModerat.net - Warga NU Madura terkejut atas beredarnya surat dukungan KH Muhammad Muddatstsir Badruddin terhadap salah satu kelompok radikal di Kabupaten Pamekasan, Senin (23/1). Sesepuh kharismatik NU itu langsung melakukan bantahan tegas.

"Sehubungan dengan surat terbuka yang diedarkan oleh Gerakan Umat Islam Pamekasan (GUIP) mengenai rencana tabligh akbar, saya menyatakan tidak tahu menahu dan tidak bertanggung jawab, karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya," tegas Kiai Muddatstsir.

Acara ini direncanakan bergulir Jumat depan di area Monumen Arek Lancor Pamekasan. Massa GUIP mengusung isu pembelaan atas diskriminasi terhadap ulama dan habaib.

Karena ketokohan dan kealimannya serta pengaruhnya yang besar di Pulau Madura, nama Kiai Muddatstsir memang sering dicatut oleh kelompok garis keras. Mereka menggunakan ragam cara guna meraup keuntungan dari banyak kalangam, meski dengan cara fitnah sekalipun.

"Model pengerahan massa dengan memfitnah dan mencatut nama tokoh dan sesepuh NU, sangat tidak dibenarkan dalam berbangsa dan beragama. Kita harus lawan dengan tegas," ujar Ketua Pencak Silat Pagar Nusa NU Pamekasan Salman Al-Farisi.

Kendati demikian, mantan Ketua IPNU Pamekasan ini berharap nahdliyin tidak terprovokasi. Pihaknya yakin warga nahdliyin tidak akan mudah terhasut, mengingat mereka masih patuh dan ta'zim terhadap para kiai NU. (Hairul Anam/Alhafiz K/NU Online)


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: