Benarkah Hanya Habib Rizieq yang Boleh Menghina Ulama?

Benarkah Hanya Habib Rizieq yang Boleh Menghina Ulama?
MusliModerat.net -- Ketika sebagian Banser menyebut Yang Mulia AlHabib Rizieq Shihab dengan "Rizieq'' saja, sontak para laskar marah dengan berbagai komentar negatif disematkan kepada Banser, namun sebagian Netizen Aswaja memaklumi perkataan Banser tersbut karena ada asap pastilah ada api dahulu, lebih Lanjut Netizen aswaja terbetut menulis dalam akun facebooknya:

Saat NU mengeluarkan "Islam Nusantara" Pak Rizieq menghina dengan memelestkan menjadi ANUS (aliran Nusantara), apa PBNU pernah menghina FPI?
GUS DUR di caci maki dg segudang hinaan, apa PBNU pernah mencaci pak Rizieq?
Ketika KH. Said Aqil Sirajd di hina dengan sebutan LIBERAL, SESAT, SYIAH oleh pak Rizieq dan sebagian anggotanya, apa pernah Kyai Said membalasnya?
Saat Pancasila di Plesetkan jadi pancagila dan pantat cina oleh Pak Rizieq apa pernah PBNU mengkritik pak Rizieq?
Bukankah Tokoh Tokoh yang Pak Rizieq hina adalah ulama warga Nu? dan bukankah Pancasila itu adalah dasar negara yang telah NU perjuangkan sejak dulu?
lantas apa salah jika saya merasa Marah? Sedih? Tersinggung?
Saya sendiri tidak pernah mencaci pak Rizieq, tapi saya juga enggan memanggil dia habib. Bagi saya habib adalah gelar sakral dan tak bisa sembarangan di sematkan kepada setiap dzuriah Rosulullah. Jika ada dzuriah nabi yang hobi mencaci, kasar, dan penuh amarah lantas apa pantas dia mendapat gelar habib? Rosulullah yg aku ketahui adalah dia yg di bibirnya tersungging senyuman dan wajah penuh ketentraman.
Ada yg berkata " Habib rizieq adalah orang yg berani berdak'wah dengan cara Nahi Munkar" lantas ku jawab:
"BENARKAH BERDAKWAH NAHI MUNKAR ITU HARUS DI BARENGI CACI MAKI DAN AMARAH?"

Dari Status Netizen Aswaja yang enggan dicantumkan namanya[muslimoderat.net]


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: