Bela Ulama? Kriminalisasi Ulama? Diskriminasi Ulama? Jangan Lebay

;
MusliModerat.net - Al-Faqir membuat tulisan ini karena NU selalu dipojokkan, kucoba bikin tulisan sederhana, akhir-akhir ini ada semacam klaim ulama dari kalangan tertentu, oke silahkan saja, namun ada beberapa orang yang selalu mengatakan hal yang sama yakni : " bela ulama, ulama terdzalimi, ulama dinista dan Sebagainya..." pertanyaan saya ulama yg mana..?, tentu ulama versi mereka .

Ulama versi mereka bagus... Apakah muhibbin mereka ada aksi bela ulama seperti sekarang takala pembantaian ulama, guru ngaji, ustadz, tokoh-tokoh pada tahun 1998 di jawa timur bermula dari banyuwangi hingga merembet ke daerah-daerah sekitar seperti situbondo . Bahkan korbannya rata rata Kiyai dan Ustadz Nahdhiyyin. Coba kita simak tulisan yg bersumber dari NU online dalam kasus tragedi tersebut..."Gus Dur sebagai Ketua PBNU benar-benar geram melihat kenyataan itu. Namun ia tetap hati-hati. Gus Dur menyerukan agar orang NU tidak sembrono menuduh ada penyusupan KOMUNIS meskipun hal itu telah dilontarkan dan diprovokasi oleh Re******* dan dikampanyekan militer. Seruan Gus Dur kemudian dibacakan oleh KH.Said Aqil Siradj di halaman Kampus UI, Salemba, Jakarta, pada 1 Oktober 1998 ".

KH.Sad Aqil Siradj mengingatkan agar orang-orang NU tidak menjadi korban terus. Masyarakat NU jangan mau menjadi objek yang dihadap-hadapkan dengan sosok yang dibuat-buat. Padahal kenyataannya pelakunya sangat terlatih, bukan bayangan yang dibuat-buat. Seruan ini untuk mengritik tuduhan para pejabat dan harian Republika yang dekat dengan ICMI , serta spanduk-spanduk DDII. Mereka mengaitkan pembunuhan berantai itu dengan gerakan KOMUNIS. korban tertulis 256 orang termasuk dari kalangan ulama NU. Lihatlah betapa hati- hatinya NU agar tidak terjebak isu komunis, padahal sudah jatuh korban. Bahkan kasus ini tidak jelas penyelesainnya.

Pertanyaan Al-Faqir adalah :
• Adakah orang NU heboh kerahkan massa dan Gruduk sana gruduk sini untuk mengusut kasus yang jelas-jelas membunuh ulama tersebut....?
• Apakah NU teriak-teriak bela ulama dengan menuduh yang tidak sepaham dengan cap munafik, Kafir, Liberal, Antek Cina..?
• Apakah ulama-ulama sekarang dibunuh seperti tahun 1998 itu..?
• Apakah NU mencak-mencak terprovokasi teriak-teriak PKI..? padahal sudah ada yg memancing isu komunis...?

Maksud Al-Faqir sederhana, janganlah terlalu berlebihan seolah-olah banyak ulama dipenjara dan dibunuh(padahal sekarang tidak ada Ulama yang dibunuh, ada sebagian yang diperiksa Polisi karena memang sering dilaporkankan oleh masyarakat), padahal para ulama(versi kami) adem ayem kok, ngurusin pesantren, dakwah keliling, ngayomi masyarakat, pengajian, sholawatan dan merawat NKRI...

Oleh: Warga NU


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: