Presiden Suriah: Wahabisme dan Barat Biang Kerok Terorisme

;
Presiden Suriah: Wahabisme dan Barat Biang Kerok Terorisme
MusliModerat.net - Presiden Suriah Bashar al-Assad menyatakan kawanan teroris masih mendapat dukungan resmi dari sejumlah negara, termasuk Turki, Qatar, Arab Saudi dan beberapa negara Barat. Dia juga memastikan Salafi/Wahabi sebagai ideologi yang menjadi biang kerok radikalisme yang berujung terorisme.
Dalam wawancara dengan TV Italia TG5 dia menyatakan sama sekali tidak berat untuk bisa lepas dari bahaya kawanan teroris di manapun di Suriah seandainya mereka tidak menikmati dukungan dari luar negeri.
Berikut ini adalah terjemahan teks lengkap hasil wawancara yang dilansir SANA dan al-Alam, Jumat (30/12/2016),  tersebut;
TG5: Tuan Presiden, beberapa hari lalu tentara Suriah berhasil menguasai sebagian besar kota Aleppo dengan bantuan pasukan Rusia. Dapatkah Anda mengatakan bahwa perang sudah berakhir?
Al-Assad: Tidak, belum. Anda tak dapat mengatakan perang berakhir sebelum lolos dari kawanan teroris di Suriah. Sayang sekali, para teroris itu masih menikmati dukungan resmi dari sejumlah negara, termasuk Turki, Qatar, Saudi dan sejumlah negara Barat. Ini tidak berubah, dan akan menyebabkan berlanjutnya perang ketika dukungan seperti ini masih ada. Hanya saja, kekalahan para teroris di Aleppo merupakan satu langkah penting menuju berakhirnya perang. Seandainya para teroris tidak menikmati dukungan asing maka sama sekali tidak sulit untuk lolos dari para teroris di setiap tempat di Suriah. Ketika itulah kita bisa berbicara tentang berakhirnya perang.”
TG5: Tapi apa yang dapat Anda katakan mengenai banyaknya jumlah korban dari kalangan warga sipil? Ini masalah besar.
Al-Assad: Di Suriah secara umum?
TG5: Ya.
Al-Assad:  Ini tentu saja masalah besar, lebih penting daripada fasilitas infrastruktur dan bangunan. Orang-orang terbunuh, dan keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta, anak-anak, saudara, saudari, dan ibunya…. mereka menderita dan tetap akan hidup dalam penderitaan ini untuk selamanya. Tapi pada akhirnya, jalan satu-satunya untuk menyelesaikan problematika Suriah ialah semua harus berkompromi. Saya yakin kami semua merasa bahwa inilah yang menjadi perhatian utama di level rakyat.
TG5: Bagaimana dengan peranan ISIS di Suriah? Anda mengalahkan ISIS, dan kamipun bermasalah dengan ISIS di Eropa. Anda mengetahui apa yang terjadi dalam serangan di Berlin. Apa yang dapat kami perbuat terhadap ISIS?
Al-Assad: Sebagai orang Eropa?
TG5: Ya, sebagai orang Eropa.
Al-Assad: Ya, persoalannya tidak terbatas pada ISIS saja. ISIS adalah representasi salah satu produk radikalisme. Saat berbicara tentang ISIS Anda juga dapat berbicara tentang al-Nusra dan berbagai organisasi lain, karena mereka memiliki pikiran dan ideologi yang sama kejamnya.
Problema substansial dalam organisasi-organisasi ini, pertama terletak pada ideologi. Ideologi ini adalah Wahabisme. Jika Anda tidak menyembuhkannya di Eropa, dan kami di kawasan kami, di dunia secara umum, maka kita tidak akan bisa menyembuhkan radikalisme dan produknya yang bermanifestasi dalam bentuk terorisme di manapun di dunia.
Jika Anda tidak berurusan dengan ideologi ini maka Anda menyembuhkan problema hanya untuk sementara waktu. Jika Anda ingin menangani kasus terorisme secara permanen maka Anda harus berurusan dengan sponsor terorisme ini, yang terepresentasi dalam ideologi Wahabisme. Ini yang pertama.
Dewasa ini juga adalah sponsor lain untuk problema ini berupa dukungan Barat kepada para teroris ini, bisa jadi secara umum bukan kepada ISIS. Tapi Barat menempatkan mereka dalam berbagai kategori semisal “moderat”  atau “helm putih”. Barat terkadang melekatkan predikat-predikat ini; terkadang kemanusiaan, dan terkadang pula moderat untuk memberikan kedok bagi Barat dalam upaya mencapai tujuan-tujuan politik.
Dengan demikian, prioritas mereka ada di Eropa. Saya bicara di sini mengenai pemerintah negara-negara Eropa, bukan penumpasan teroris. Bahkan prioritas mereka ialah penggunaan kartu-kartu ini untuk mengubah berbagai pemerintahan dan menyingkirkan para pemimpin dan lain sebagainya.
Dengan kebijakan ini para teroris tak bisa dikalahkan di seluruh penjuru dunia. Karena itu, Anda melihat dalam beberapa tahun lalu tidak terjadi apapun terkait terorisme di Eropa. Para teroris masih akan terus menyerang dengan leluasa jika kondisi ini tidak berubah, karena pejabat barat memang tak serius menyembuhkan masalah ini.
TG5: Apakah Anda yakin bahwa keterpilihan Donald Trump akan menciptakan suatu perubahan dalam peranan yang dimainkan AS di kawasan ini?
Al-Assad: Anggaplah kita ini lebih berspekulasi, tapi dengan beberapa kewaspadaan, sebab kami mengetahui kebijakan yang akan menjadi pijakan terhadap kawasan kami secara umum. Bagaimana dia akan dapat berinteraksi dengan berbagai tekanan di AS yang menentang segala bentuk penyelesaian di Suriah, dan yang menolak terjalinnya hubungan baik dengan Rusia? Tapi kita dapat mengatakan bahwa sebagian spekulasi ini berkenaan dengan terjalinnya hubungan yang lebih baik antara AS dan Rusia semata.
Jika terjalin hubungan baik antara dua kekuatan besar ini maka sebagian negara dunia, termasuk negara-negara kecil seperti Suriah, akan dapat memanfaatkan hubungan ini. Dalam konteks ini kami dapat mengatakan  akan ada solusi di Suriah. Di saat yang sama, Trump dalam kampanye pemilunya menyatakan bahwa proirotasnya adalah penumpasan terorisme. Menurut kami, ini baru permulaan, jika dia dapat mengimplementasikan apa yang dia nyatakan. (mm/alalam/LI)


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: