Miris! Berjasa Banyak Buat Negara, Pahlawan Nasional Uang Baru Ini Dibully Netizen Pentol Korek

MusliModerat.net - Bank Indonesia resmi keluarkan duit baru NKRI dengan design baru Senin (19/12) lantas. 

Diberitakan Tribunnews. com sebelumnya, duit design baru yang di luncurkan hari ini meliputi tujuh pecahan duit rupiah kertas serta empat pecahan duit rupiah logam. 

Duit design baru dengan beragam pecahan itu menghadirkan 12 pahlawan nasional yang diputuskan sesuai ketentuan presiden. 

Mengenai satu diantara pahlawan nasional yang ada pada gambar pecahan rupiah baru yaitu Frans Kaisiepo. 

Gambar pahlawan nasional itu tercetak dalam uang pecahan Rp 10. 000 yang baru. 

Tidak dimungkiri, design mata uang rupiah yang baru ini memanglah pernah jadi bahan pembicaraan netizen. 

Pro kontra biasa berlangsung, tetapi yang buat miris yaitu sebagian netizen yang malah membully pahlawan nasional mereka sendiri. 

Hal itu terlihat dari mengedarnya tangkapan layar atau screenshot sebagian netizen yang mempertanyakan sosok pahlawan dalam uang pecahan Rp 10. 000 rupiah yang tidak lain yaitu Frans Kaisiepo. 

Sebagian netizen bahkan juga ada yang membully sosok pahlawan asal Papua itu.  

FACEBOOK. COM 

Lalu siapa Frans Kaisiepo? 
Miris! Berjasa Banyak Buat Negara, Pahlawan Nasional Uang Baru Ini Dibully Netizen Pentol Korek

Frans Kaisiepo 

Frans Kaisiepo yaitu pahlawan nasional Indonesia dari Papua. 

Ia lahir di Wardo, Biak, Papua, 10 Oktober 1921 – wafat di Jayapura, Papua, 10 April 1979 pada usia 57 th.. 

Frans ikut serta dalam Konferensi Malino th. 1946 yang mengulas tentang pembentukan Republik Indonesia Serikat sebagai wakil dari Papua. 

Ia mengusulkan nama Irian, kata dalam bhs Biak yang bermakna beruap. 

Diluar itu, ia sempat juga menjabat sebagai Gubernur Papua pada th. 1964-1973. 

Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cendrawasih, Jayapura. 

Untuk kembali kenang jasanya, namanya diabadikan sebagai nama Bandar Udara Frans Kaisiepo di Biak. 

Diluar itu namanya juga di abadikan di satu diantara KRI yakni KRI Frans Kaisiepo.  

Pada tanggal 19 Desember 2016, atas layanan jasanya, Pemerintah Republik Indonesia, mengabadikan beliau di pecahan duit kertas rupiah baru, pecahan Rp. 10. 000. 

Seseorang pemakai Facebook, bernama Wildan Setiabudi sempat juga memposting satu status tentang jasa Frans Kaisiepo ini, menyikapi banyak netizen yang membully. 

Ia menyayangkan begitu pengguna internet sangat kejam mengatai pahlawan nasional mereka sendiri. 

Nama pace ini yaitu Frans Kaisiepo. Beliau datang dari Biak. Biak, di Papua, bukanlah di China. Agamanya Kristen Protestan. Beliau telah diputuskan sebagai Pahlawan Nasional Indonesia mulai sejak th. 1993. Waktu itu Presiden kita yaitu Suharto. Bukanlah Jokowi. 

Th. 2016 ini, berwajah tercantum di uang 10. 000 Rupiah yang baru. Wajah pertama dari Papua. 

Sebelumnya ini, nama beliau telah lama disematkan sebagai nama bandara di Biak, tempat kelahirannya. Ini bukanlah bandara kecil perintis di pedalaman Papua sana. 

Bandara Frans Kaisiepo pernah pernah melayani penerbangan internasional sampai ke Amerika, hal yg bahkan juga bandara di kota2 pulau Jawa belum pernah capai. 

Apa selanjutnya jasa beliau serta apa yg beliau telah kerjakan, semuanya yg lihat status ini, dapat dengan juga gampang berkonsultasi ke Google. Gampang sekali. Info yang ada mungkin saja terbatas, namun ada. 

Bila anda tidak paham, itu bukanlah argumen untuk berbangga diri dengan ketidaktahuanmu, serta mengatai beliau dengan…ah saya tak tega mengulangnya. Tidak paham itu lumrah. Maka dari itu kita belajar. Namun merayakan kobodohan hanya semata-mata untuk meluapkan kebencian, itu yg tidak normal. 

Itu yang lebih menyedihkan, ” catat Wildan Setiabudi. 

Statusnya itu lalu mengundang tanggapan positif dari netizen yang lain serta telah diberikan sampai beberapa ratus kali dalam hitungan jam. 

Pagan Pambudi : “Adalah hal lumrah orang-orang Papua lihat pahlawannya tercetak di rupiah.. seperti orang jawa telah pernah lihat diponegoro.. orang sumbar lihat imam bonjol.. orang kalsel lihat idham chalid. ” 

Pandu Wisaksono : “Namanya juga diabadikan jadi KRI Frans Kaisiepo – 368 satu diantara unsur Satkor Koarmatim kembali diakui ke-2 kalinya untuk mengemban misi operasi maritim Unifil th. 2014. ” 

Rumsayor Julien : “IjinShare ya agar semua Indonesia juga tau bila pahlawan buka berasal dr Tanah Jawa saja.. tp Dari papua Juga. ” (*) 

Sumber : tribunnews. com


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: