Kelompok Pengklaim Sorga: Saya tak Akan Lagi Beli Roti si Anu

;
Kelompok Ahli Sorga: Saya tak Akan Lagi Beli Roti si Anu
MusliModerat.net - Umat Baper dan Rakyat Kecil Penjual Roti
Penjual roti itu hanya rakyat kecil. Mereka mungkin tidak paham soal-soal politik. Mereka hanya berjualan, mencari sesuap nasi. Roti yang mereka jual bukan milik mereka. Mereka hanya menjualkan, lalu mendapat upah.

Tentu saja mereka bergembira ketika ada yang memborong rotinya, untuk dibagikan. Jarang ada kesempatan seperti itu. Tapi mereka tidak sadar bahwa itu pangkal petaka.
Perusahaan pemilik roti senang saja kalau rotinya diborong. Tapi tentu mereka tak senang kalau perusahaannya dikaitkan dengan aksi itu. Kenapa? Sederhana saja, mereka tidak terkait. Mereka tidak bisa mengakui yang tidak ada. Jadi, mereka luruskan. Hanya itu.
Tapi umat baper menganggap itu sebagai sikap tidak bersimpati. Atau malah bermusuhan. Bagi umat baper, ini soal kamu bergabung sama saya, atau tidak bergabung sama saya. Yang tidak bergabung adalah musuh saya.

Maka kini mereka tidak lagi mau membeli roti dari rakyat kecil tadi. Coba gunakan nalar. Apa salah mereka?
Umat baper ini memang enteng saja memberi cap kafir dan munafik kepada orang-orang yang tidak bergabung bersama mereka. Mereka adalah pemegang kunci surga. Yang tidak bergabung dalam kelompok mereka, tidak akan bisa masuk surga.
Selamat masuk surga, dan berkumpul bersama orang-orang baper. Kami di luar saja, makan roti yang dijual rakyat kecil.

Hasanudin Abdurachman.
Kang Hasan.


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: