Fatwa MUI: Ibadah yang Ganggu Fasilitas Publik Haram, Mari Kawal Fatwa MUI

Baca Juga

Fatwa MUI: Ibadah yang Ganggu Fasilitas Publik Haram, Mari Kawal Fatwa MUI
MusliModerat.net - KETUA Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta Syarifuddin Abdul Ghani pada 2015 lalu  menyatakan fatwa terkait ketertiban umum yang melarang acara keagamaan menggunakan jalan umum dimaksudkan agar fungsi jalan tidak berubah.
Menurutnya, jalan merupakan untuk orang berlalu lalang sehingga jangan sampai ada yang memotong hak para penggunanya.
''Apa pun kegiatannya, tidak hanya kegiatan keagamaan. Misalnya, berdagang yang sampai memakan badan jalan, itu tidak boleh,'' katanya.
Namun, Syarifuddin berpendapat biasanya tidak ada kegiatan keagamaan yang sampai tumpah ke jalan karena umumnya selalu diadakan di masjid.

Kalau sampai ada yang di jalan, kegiatannya dipastikan sudah mendapatkan izin.
Karena itu, Syarifuddin mengakui jarang dilakukan sosialisasi oleh pihaknya kepada kelompok-kelompok keagamaan terkait larangan penggunaan jalan untuk kegiatan keagamaan. Ia mengatakan di luar soal tersebut, ada banyak yang harus disosialisasikan.
''Sosialisasi harusnya dilakukan oleh media. Kami kalau ada dana akan sosialisasi. Sekarang, MUI DKI punya buletin, tapi tidak banyak eksemplarnya karena baru dirintis. Selain melalui buletin, sosialisasi apa pun juga disampaikan melalui berbagai pertemuan,'' katanya.

Sebelumnya, MUI DKI pada 2013 pernah menyatakan gelar ibadah di tempat umum yang memakan ruas jalan merupakan sesuatu yang haram karena mengganggu ketertiban umum.
Kala itu, MUI DKI bahkan menyatakan telah mengeluarkan fatwa terkait pengharaman gelar acara ibadah di tempat umum. Fatwa itu dirilis sebagai bentuk dukungan terhadap Perda DKI Jakarta No 8/2007 tentang Ketertiban Umum.
Sekjen MUI DKI yang saat itu dijabat Samsul Maarif juga meminta Pemprov DKI agar bisa tegas menindak pelanggar ketertiban. ''Pelanggaran ketertiban justru dilakukan para tokoh agama,'' katanya.(Beo/J-1) 

Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: