Senin, 03 Oktober 2016

Pemuda NU Pamekasan Minta Pemerintah Mendata PNS Pendukung HTI

Pamekasan — MusliModerat.Com — Gerakan makar anti demokrasi dan anti Pancasila oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) memang meresahkan. Organisasi ini tidak hanya menyasar masyarakat biasa, tapi juga Pegawai Negeri Sipil (PNS). PNS yang terindikasi berafiliasi terhadap organisasi yang berpusat di Inggris ini menurut Moh. Elman, Ketua PAC. GP. Ansor Proppo, Pamekasan, Jawa Timur, harus segera didata oleh inspektorat, "karena merekalah yang akan menghancurkan NKRI dari dalam," kata pemuda asal Proppo, Pamekasan ini, Sabtu (10/09/16).

Oleh karena itu, Elman meminta pemerintah untuk segera mengevaluasi semua PNS dari semua tingkatan mulai dari tingkat desa, kecamatan, kota dan kabupaten.

Mantan aktivis PMII Pamekasan ini melanjutkan, jika sudah terdata, maka selanjutnya pemerintah harus memberikan pengarahan untuk segera bertobat, "tapi jika mereka tetap melancarkan gerakan makarnya terhadap NKRI, maka pemerintah harus ambil langkah tegas untuk memberikan sanksi terhadap orang tersebut," ujarnya penuh semangat.

Hal ini, masih menurut Elman, menjadi sangat penting karena para PNS itu selama ini hidup dan makan dari uang negara.

"Inspektorat dan kepegawaian dari masing-masing lini dan tingkatan daerah harus segera mendata, karena mereka selama ini mereka makan dari hasil uang Indonesia," kata mantan Presiden Mahasiswa STAIN Pamekasan tersebut. "Kapolda sudah mewacanakan melarang HTI di Jawa Timur, dan ini harus disambut baik oleh semua pihak," pungkasnya. (ahn/mad/pasti aswaja)

Advertisement

Advertisement