Selasa, 18 Oktober 2016

[Hikayat] Pemimpin tak Lagi terlihat Seperti Singa, Melainkan Seekor Kucing

[Hikayat] Pemimpin tak Lagi terlihat Seperti Singa, Melainkan Seekor Kucing
MusliModerat.Com - Imam Izzuddin bin Abdis Salam pernah geram (marah) kepada Sultan (Pemimpin) Najmuddin Ayyub. Saat itu Sultan sedang duduk di atas takhta, dikelilingi oleh para pembantu dan ajudannya.

Beliau marah karena ada kedai minuman keras, sementara pemerintah diam saja, "Hai Ayyub, apa yang akan engkau katakan jika Allah bertanya padamu: bukankah telah Aku berikan kekuasaan Mesir kepadamu, tapi kenapa kau biarkan peredaran minuman keras!?"
"Maaf di mana itu ya Syekh?" tanya Sultan.
Imam Izzuddin menyebutkan tempatnya.
"Baiklah akan segera kami keluarkan instruksi larangan dan penghentian," kata Sultan Najmuddin.

Sepulang dari sana, seorang murid Imam Izzuddin bertanya, "Bagaimana bisa Tuan Guru berani memanggil Sultan dengan tanpa menyebut gelar kehormatannya?"
يا بني رأيته في تلك العظمة فأردت ان اهينه لئلا تكبر نفسه فتؤذيه
"Nak, aku melihat dia sedang mengagungkan diri saat duduk di takhta. Aku ingin membuatnya belajar rendah hati agar tidak menjadi penguasa yang angkuh, supaya dia tidak membahayakan dirinya sendiri."
"Apakah Tuan Guru tidak takut kepadanya?" tanya sang murid.
يا بني عندما استحضرت هيبة الله تعالى صار السلطان امامي كالقط
"Nak, saat itu aku membayangkan keagungan Allah, maka Sultan (pemimpin) tidak lagi terlihat seperti singa, melainkan seperti seekor kucing."
Advertisement

Advertisement