Al Azhar Mesir, Melawan Penista Al Qur'an dengan Dialog tidak dengan Demo

Al Azhar Mesir, Melawan Penista Al Qur'an dengan Dialog tidak dengan Demo
MusliModerat.net | Di facebook ternyata ada beberapa teman alumni al-Azhar yang jadi provokator kekerasan; "Bunuh Ahok".
Bukankah al-Azhar selalu menjunjung tinggi moderatisme dan humanisme? Lihatlah diktat seputar Syubhat Haula al-Quran atau al-Istisyraq fi al-Quran yang berisi tuduhan kaum orientalis missionaris terhadap al-Quran.

Sejumlah orientalis menuduh al-Quran sebagai kitab palsu, buatan Nabi Muhammad, tiruan Injil setelah Nabi Muhammad belajar dari pendeta saat perjalanan dagang ke Syam, al-Quran tidak asli karena mengalami problem originality, al-Quran diterima Muhammad saat sakit ayan/epilepsi, dan tuduhan-tuduhan keji lainnya.
Lalu apa respon ulama pakar al-Quran di al-Azhar dalam rangka membela al-Quran (difa'an 'anil-Quran) dari penistaan? Mereka tidak demo mengancam pembunuhan pada penista. Mereka justeru membuka ruang-ruang dialog bersama kaum orientalis disertai argumentasi yang kuat.

Apa hasilnya? Tidak sedikit orientalis yang akhirnya mengakui kemukjizatan al-Quran. Bahkan diantara mereka masuk Islam. Inilah Islam, agama ramah dan ilmiah, bukan agama marah-marah.
Indonesia damai. Tidak usah ikutan demo. Jangan mau diadu domba, biar domba-domba saja yang diadu hehehe. (Oleh: KH. Irwan Masduqi, Pengasuh Ponpes Assalafiyyah Mlangi Sleman Yogyakarta/muslimedianews)

Tambahan dari Ustadz IBJ: Saya memahami dawuh Mbah Hasyim Asy'ari berikut ini tentu sehaluan dengan sikap para ulama al-Azhar di atas, bukannya memerangi dalam arti bertindak anarkis, radikal bahkan perintah untuk membunuh:
وَدَافِعُوا عَنْ دِيْنِ اْلإِسْلاَمِ وَاجْتَهِدُوا فِي رَدِّ مَنْ يَطْعَنُ فِي الْقُرْآنِ وَصِفَاتِ الرَّحْمَنِ وَمَنْ يَدَّعِي الْعُلُومَ الْبَاطِلَةَ وَالْعَقَائِدَةَ الْفَاسِدَةَ وَالْجِهَادُ فِي هَؤُلاَءِ وَاجِبٌ (مواعظ للشيخ محمد هاشم أشعري، ص : 33)
“Pertahankanlah agama Islam, berusahalah sekuat tenaga memerangi orang yang menghina al-Quran, menghina sifat Allah dan tunjukkanlah kebenaran kepada para pengikut kebatilan dan penganut akidah sesat. Ketahuilah, usaha keras memerangi (pemikiran-pemikiran) tersebut adalah wajib." (Hadhratus Syaikh KH. Muhammad Hasyim Asy’ari dalam Mawa’idz hal. 33).


Kontak Kami !

Kritik, Saran, Informasi, Pemasangan Iklan atau Kirim artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email muslimoderat@gmail.com

Dapatkan Berita Terbaru MusliModerat via Email: